KEJARI KATINGAN PERDALAM KASUS PENYIMPANGAN TUNJANGAN KHUSUS GURU

oleh -
oleh
KEJARI KATINGAN PERDALAM KASUS PENYIMPANGAN TUNJANGAN KHUSUS GURU 1
Siswanto, SH

Kasongan (Dayak News) – Kalah dalam sidang pra peradilan, bukan berarti menghentikan pokok perkara. Kejaksaan Negeri (Kejari) Katingan telah mempersiapkan amunisi berupa alat bukti yang cukup untuk menjerat JS. “Mantan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan sudah kami keluarkan dari tahanan sejak tanggal (13/9). Tapi bukan berarti bebas dari tuntutan,” sebut Kepala Kejaksaan Negeri Katingan, Firdaus, SH, MH melalui Kasi Intel, Siswanto, SH, kemarin sore (17/9).

Dalam sidang Pra Peradilan, Kata, Siswanto, pihaknya berpendapat lain dalam hal ini. Dimana Kejari Katingan tidak bersedia menghadirkan alat bukti, saksi/saksi ahli karena sudah masuk dalam ranah pokok perkara. “Kami beranggapan Hakim telah masuk pokok perkara. Data tersebut bersifat rahasia. Mustahil Kami sampaikan dalam sidang Pra Peradilan, kecuali saat di pengadilan tipikor,” jelasnya.

Padahal kata dia, mereka telah menunjukkan bukti surat dan lainnya terkait formalitas terhadap penyidikan dan penetapan tersangka. Selain itu, saksi yang dihadirkan JS, telah diabaikan oleh Pengadilan Negeri Katingan. Tapi Hakim memiliki argumen lain. “Kita hormati keputusan itu. JS telah kami keluarkan dari sel tahanan sejak tanggal (13/9), tapi bukan berarti bebas dari tuntutan,” ulangnya.

Saat ini, ujar Siswanto, Kejari Katingan masih memperdalam dengan memanggil saksi tambahan dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru.

Sekedar informasi, kasus ini terkait tunjangan khusus guru tahun anggaran 2017. Saat itu JS menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan menetapkan desa desa yang mendapat tunjangan untuk guru. Dalam perkembangannya, penetapan tersebut dinilai bermasalah dan mengakibatkan kerugian negara mencapai 5,8 milliar (Dan)

BACA JUGA :  BUPATI RENCANAKAN RELOKASI PUSKESMAS TUMBANG SAMBA KE DESA TUMBANG LAHANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.