WABUP PRIHATIN PASAR KASONGAN TERBENGKALAI

oleh -
oleh
WABUP PRIHATIN PASAR KASONGAN TERBENGKALAI 1
Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Sunardi NT Litang dihadapan awak media saat melakukan inpeksi harga barang di Pasar Kasongan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Senin (17/4 2023).

Kasongan, (Dayak News) – Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Sunardi NT Litang mengaku sangat prihatin dengan kondisi Pasar Kasongan yang saat ini kondisinya terbengkalai.

Kekecewaannya dilontarkan dihadapan awak media saat melakukan inpeksi harga barang di Pasar Kasongan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Senin (17/4 2023).

“Selama lima tahun Saya menjabat, kondisi Pasar Kasongan masih seperti ini saja tiada perubahan,” keluhnya.

Dalam kunjungan yang saat itu didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah, ia menanyakan siapa pengurus dan pengelola pasar. Namun jawaban yang kurang memuaskan dari Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan membuatnya berbicara dengan intonasi meninggi.

WABUP PRIHATIN PASAR KASONGAN TERBENGKALAI 2
Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Sunardi NT Litang mengaku sangat prihatin dengan kondisi Pasar Kasongan yang saat ini kondisinya terbengkalai.

“Saya meminta yang menjadi pengurus dan pengelola pasar adalah orang yang profesinya memang pedagang bukan yang lain,” tandasnya.

Diapun sempat mempertanyakan beralihnya pengelolaan lapak hingga tangan ketiga. Padahal sudah jelas dalam klausul perjanjian tentang larangan untuk memindahkan kepada pihak lain.

“Asset inikan milik Pemerintah Kabupaten Katingan, kok seenaknya memindahkan ke orang lain seolah-olah milik sendiri. Mana dinas yang menangani? Tolong kelola dengan baik,” tegasnya.

Saat melalui lapak penjual pakaian, Wabup sempat berbincang-bincang dengan pedagang dan menanyakan omzet penjualan. Namun dijawab kurang laku dengan alasan karena letak jualan berada di dalam, sementara yang di pinggir jalan malah dijadikan gudang dan tidak pernah buka.

Wabup pun meminta kepada Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan untuk memutus kontrak kepada pemilik lapak yang selalu tutup.

“Tolong tinjau lagi klausul perjanjian. Jangan sampai orang yang benar-benar ingin berdagang malah tak mendapat kesempatan,” tukasnya.

Disampaikannya, untuk menghidupkan kembali Pasar Kasongan yang terbengkalai, ia meminta agar sewa digratiskan. Keinginannya aktivitas pasar normal seperti sedia kala.

BACA JUGA :  PROGRAM PAMSIMAS TUMBANG HIRAN DAN TUMBANG PAKU DIDUGA GAGAL TOTAL

“Daripada terbengkalai, gratiskan saja kepada pedagang yang memang sungguh ingin berusaha. Tolong selektif, jangan sampai orang yang benar-benar ingin berjualan malah tidak kebagian,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Katingan, Henni Balawa menyatakan, pihaknya terus berupaya mendorong agar aktivitas pasar normal seperti sebelumnya.

Menurut dia permasalahannya karena letak pasar yang berada di dalam dan sulit dijangkau sehingga membuat para pedagang pindah.

“Buktinya lapak dagangan yang berada di pinggir jalan semua terisi. Kedepan akan kita cari solusi untuk permasalahan ini,” jelasnya singkat. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.