KEMBALIKAN SAMBAS JADI LUMBUNG BERAS KALBAR

oleh -15 views

SAMBAS, 12/5/19 (Dayak News). Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji SH mengatakan, wilayah kabupaten Sambas harus mengembalikan kejayaannya pada masa lalu sebagai lumbung beras bagi Kalbar. Sekarang ini 1 Ha lahan hasil bersihnya sekitar 2,9 ton, tahun depan harus bisa mencapai 3 sampai 4 ton per ha.

Tegas Gubernur Kalbar H.Sutarmidji usai memberikan arahan pada acara kunjungan Ramadhan berlangsung di Aula Kantor Bupati Sambas , Minggu (12/5/19).
Ia mengatakan, nilai perolehan ekonomi nelayan lebih bagus dan petani, oleh sebab itu kita harus berusaha bagaimana nilai hasil perolehan petani meningkat di atas 100 % dari kebutuhannya. Untuk itu kita harus liat aspek dan variabel apa dan indikator apa yang harus disiapkan untuk meningkatkan hasil produksi.
Selain bidang pertanian, perternakan juga harus dikembangkan untuk itu kita seriusi secara bersama sama. Sehingga kita harapkan Kabupaten Sambas kembali menjadi Lumbung pangan di Kalbar.
Selain itu kita juga harus membangun sumber daya manusianya, salah satu upaya yang dilakukan seperti tahun ini di Kabupaten Sambas akan dibangun SMA Unggulan. Yaitu dengan lahan 5 ha yang dilengkapi dengan asramanya.
Sehingga bagi siswa yang tinggal jauh dapat menempati asrama dan mempermudah dalam mengenyam pendidikan di sekolah unggulan.
Selanjutnya keluar dari sekolah unggulan, siswa sudah bisa menciptakan lapangan kerja atau siap masuki lapangan kerja.
Disamping itu, Pemprov juga akan membangun pusat sertifikasi tenaga kerja. Sebab jika tenaga kerja kita tidak disertifikasi maka tidak akan dibayar dengan upah yang tinggi.
Seperti diketahui bahwa sekarang ini orang yang bekerja memasang plapon atap harus sudah memiliki sertifikat. Selain itu bagi tenaga kerja yang sudah memiliki sertifikat bisa dipakai perusahaan, sehingga dia bisa mendapatkan hasil yang baik.
Disamaping itu, kita harus membuat generasi anak muda yang memiliki kemampuan atau skil yang baik, sehingga mempunyai daya saing. Sebab kita ketahui bahwa Kalbar untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain sangat berat, karena Indek Pembangunan Manusia ( IPM) berada pada urutan ke 29 dari 34 provinsi.
Jika bicara tentang IPM, tentu disitu ada masalah kesehatan, dan infrastruktur. Kondisi ini mengakibatkan orang enggan untuk berinvestasi, hal inilah yang harus kita persiapkan. Sehingga IPM harus meningkat biar satu tangga sehingga ada progres yang lebih baik. Daya saing Kalbar berada pada urutan 28, Presiden Jokowi saat membuka Musrenbang Nasional “marah” juga masalah perizinan yang lama.
“Padahal perizinan itu bisa dibuat lama, bisa cepat, tinggal kita pilih yang mana maunya”, tegas Midji. (Dayak News/SOS/BBU).

BACA JUGA :  GUBERNUR KALBAR AKAN KELUARKAN PERGUB SANGSI PEMBAKAR LAHAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *