Dr.Drs, Budi Santosa, M.Si pimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila

oleh -
oleh
Dr.Drs, Budi Santosa, M.Si pimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 5

Pangkalan Bun (Dayak News) – Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Dr.Drs, Budi Santosa,M.Si, memimpin upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Kobar ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kobar, Forkopimda Kobar, OPD, dan berbagai elemen seperti ASN, TNI/Polri, pelajar/mahasiswa, serta organisasi masyarakat.

Dalam peringatan yang penuh khidmat ini, Pj Bupati Budi Santosa menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dr.Drs, Budi Santosa, M.Si pimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 6

Membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila Republik Indonesia (RI) Budi Santosa mengingatkan semua peserta upacara tentang betapa pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan landasan moral bangsa Indonesia.

Peringatan Harlah pada tanggal 1 Juni ini, mengangkat tema “Pancasila jiwa pemersatu bangsa menuju Indonesia emas 2045”.

Dr.Drs, Budi Santosa, M.Si pimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 7

“Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan dalam menyongsong Indonesia emas yang maju, mandiri dan berdaulat,” jelasnya.

Pancasila digali dan lahir dari bumi Indonesia menjadi konsensus Nasional, untuk itu sudah selayaknya semua bangsa Indonesia mengaktualisasikan Pancasila, sehingga Pancasila senantiasa diamalkan dalam berbagai sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pancasila juga mengandung nilai-nilai etis yang berakar pada pengalaman faktual dan pengalaman akal serta pengalaman religius bangsa Indonesia.

“Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, memiliki makna bagi rakyat dan bangsa Indonesia, tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara ataupun tujuan berbangsa, namun turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari,” ujjar Budi Santosa.

Lanjut dia, Pancasila bukan hanya untuk dibaca dan didengar namun harus dipraktikkan dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai Pancasila akan tertanam di dalam hati bangsa Indonesia,” tutupnya.(GST).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.