Pelaku Begal Payudara dan Pencabulan Diciduk Polres Kobar

oleh -
oleh
Pelaku Begal Payudara dan Pencabulan Diciduk Polres Kobar 1

Pangkalan Bun (Dayak News) – Seorang pemuda berinisial PK (28 thn) diamankan Polres Kotawaringin Barat (Kobar) pada beberapa waktu yang lalu akibat melakukan perbuatan cabul terhadap korbannya P (16 thn) di samping sebuah barakan, Jalan A. Yani, Gg. Rarait III, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar pada Jumat (9/2/2024) lalu.

Kejadian bermula saat korban memesan ojek online via aplikasi dengan nama driver PK dengan tujuan mengantarkan ke salah satu sekolah. Dan setelah sampai di tujuan, driver yang merupakan pelaku mengatakan apabila hendak order kembali dapat menghubungi langsung via whatsapp lalu korban menyimpan nomor whatsapp pelaku.

Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman, S.I.K., M.I.K., lebih lanjut menerangkan kemudian pada tanggal 09 Februari 2024 korban meminta tolong kepada pelaku untuk mengambil pesanan yang berada di daerah Kumai untuk diantarkan ke kediaman korban.

“Sesampainya di rumah korban yang berada di sebuah barakan Jl. A. Yani, pelaku mengirimkan pesan via whatsapp yang menjelaskan bahwa sudah ada dilokasi. Saat korban menemui pelaku dengan maksud untuk mengambil pesanan dan menyodorkan uang untuk membayar biaya kirim, pelaku langsung menarik korban dan mencium pipinya,” beber Kapolres.

Tidak cukup sampai disitu, lanjut Kapolres, saat pelaku hendak melanjutkan aksinya korban memberontak dengan mendorong pelaku menjauh. Namun pelaku kembali menarik tangan korban dan langsung meremas payudara korban, lalu korban kembali melakukan perlawanan dengan cara mendorong pelaku kemudian berlari ke dalam rumah.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, selain perbuatan cabul dirinya juga kerap melakukan aksi begal payudara di beberapa lokasi yang berbeda dengan mengendarai sepeda motor,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat yang melihat atau mengalami kejadian terkait kasus tersebut agar segera memberikan laporan resmi ke Polres Kobar guna pemeriksaan lebih lanjut. (YPN/ADI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.