SEOLAH TIDAK JERA, RESIDIVIS NARKOBA KEMBALI DIGARUK POLISI

oleh -
SEOLAH TIDAK JERA, RESIDIVIS NARKOBA KEMBALI DIGARUK POLISI 1

Sampit (Dayak News) – Seakan-akan tidak pernah jera dengan kasus narkotika yang menjeratnya, kini Residivis kasus narkotika berinisial AM (42) kembali harus berurusan dengan kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng.

“Iya betul mas, tersangka ini merupakan Residivis kasus narkoba juga dulu, seakan tidak jera dengan pelajaran hidup sebelumnya dia (pelaku) lagi-lagi main dengan barang haram narkoba jenis sabu,” Ungkap Direktur Resnarkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo didampingi Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol K. Eko Saputro dan Wadir Resnarkoba AKBP Timbul Rein Krisman Siregar.

Penangkapan Pelaku sendiri dilakukan Anggota Reserse Narkoba setelah melakukan Penyelidikan Mendalam dan langsung melakukan Penangkapan Tersangka dirumahnya yang berada dijalan Muchran Ali gang At-Tarbiyah Kecamatan Baamang kabupaten Kotawaringin Timur.

Dituturkan Nono, Saat mendapatkan informasi dari Masyarakat terkait sepak terjang pelaku yang merupakan Residivis kasus narkotika dan baru saja bebas menghirup udara segar pada tahun 2020 lalu, Anggota Ditresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan setelah mendapatkan informasi akurat kepolisian langsung melakukan penggerebekan.

“namun saat penggerebekan pelaku tidak kooperatif dengan sempat membuang barang bukti dari loteng belakang rumahnya, namun karena kejelian petugas dilapangan, barang yang sempat dibuang berhasil ditemukan petugas.” Urai Nono.

Dari hasil penggerebekan tersebut, selain mengamankan tersangka petugas kepolisian juga mengamankan narkotika jenis sabu dengan total 229 paket sabu siap edar dengan berat 36.12 gram, alat hisap sabu, bong dan juga uang tunai yang diduga hasil dari penjualan sabu.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku langsung digiring ke Mapolda Kalteng untuk menjalani proses pemeriksaan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng, dan atas perbuatan tersangka penyidik akan kenakan pasal 114 ayat (2) junto pasal 112 ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 6 tahun penjara. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.