Ada Apa dengan Pembangunan Masjid Agung Lamandau

oleh -
oleh
Ada Apa dengan Pembangunan Masjid Agung Lamandau 1
Masjid Agung di Kabupaten Lamandau.

Nanga Bulik (Dayak News) – Pembangunan Masjid Agung di Kabupaten Lamandau merupakan proyek strategis yang langsung oleh Makamah Agung dan dalam pembangunannya telah menelan Anggaran Puluhan Miliyar dan kontrak kerja pun beberapa kali di Perpanjang, namun, hingga tahun berakhir pekerjaan tidak selesai sesuai kontrak kerja, selasa (9/01/2024)

Salah seorang warga sebut saja Suseno mengatakan pembangunan Masjid Agung Lamandau memang merupakan proyek strategis dimana pembangunan langsung diawasi oleh mahkamah Agung, namun sayang proyek ini dari awal sudah bermasalah.

“ lihat saja sampai saat ini , pembangunan masjid Agung Kabupaten Lamandau belum selesai juga, padahal sudah beberapa kali dilakukan perpanjangan kontrak kerja, namun belum selesai juga, kata Seno

Menurutnya, pembangunan masjid agung seharus sudah rampung pada pertengahan Agustus tahun 2023, namun dilakukan perpanjangan lagi dan begitu seterus hingga selesai diakhir tahun 2023, tetapi seperti yang dilihat masjid agung pembangunannya belum rampung juga.

Lanjutnya, pembangunan Masjid Agung Lamnadau menelan anggaran kurang lebih sekitar Rp 57.000.000.000, dengan dana yang besar ini diharapkan pengerjaan bisa sesuai dengan harapan masyarakat kabupaten Lamandau dan dapat dijadikan ikon kabupaten.

Dikatakannya, belum selesainya pengerjaan masjid agung patut di duga kurang pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan sehingga ada keterlambatan, dimana seharus masjid agung sudah selesai ditahun 2023 kemarin tapi kenyataan belum juga selesai.

“ Kami patut menduga apakah dalam pengerjaan proyek ini, pemerintah daerah, khususnya bagian pengawas pekerjaan Dinas PUPR Lamandau sudah melaksanakan pengawasan, dan ini kita pertanyakan, “ ungkapnya

“ Kami sebagai warga berharap agar setiap pembangunan yang dilaksanakan bisa transparan dan akuntabel sehingga bukan hanya APH saja yang bisa mengawasi tetapi masyarakat pun bisa ikut mengawasi pembangunan yang dilaksanakan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Lamandau Amankan Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan Anak Dibawah Umur

Saat di konfirmasi melalui WA, Sekda Lamandau dan kepala Dinas PUPR kabupaten Lamandau untuk mencari kejelasan, yang bersangkutan tidak menjawab. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.