DAD LAMANDAU KECAM PENGANIAYAAN ANAK DI KOTIM

oleh -16 views
DAD LAMANDAU KECAM PENGANIAYAAN ANAK DI KOTIM 1
Esra Jeni Ringkin, Wakil Ketua DAD Lamandau.(Foto/Kristian).

Palangka Raya, 24/8/2020 (Dayak News). Dewan Adat Dayak (DAD) Lamandau mengecam penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Seorang anak dibawah umur berinitial LE dianiaya di Sampit Kotim kemarin sungguh menyayat hati,” kata DAD Lamamdau melalui Wakil Ketua Esra Jeni Ringkin kepada Dayak News, Senin (24/8/2020).

Dikatakan, LE itu tidak lain adalah anak kandung dari salah seorang pelaku, bersama dengan suaminya yang menjadi ayah tiri korban.

“Yang pasti saya atas nama pribadi dan selaku wakil DAD Lamandau mengecam keras perilaku ibu kandung dan bapak tiri korban.Pada kesempatan ini kami meminta DAD Kotim memproses orang tuanya dulu, baru diserahkan ke pihak yang berwajib untuk diperoses secara hukum lebih lanjut,” kata Esra.

Dikatakan, undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 80 berbunyi: setiap orang yang melakukan kekejaman, kekerasan atau ancaman kekerasan, atau penganiayaan terhadap anak, dipidana dengan pidana penjara paling lama tiga tahun enam bulan dan atau denda paling banyak Rp 72 juta.

Esra merasa perbuatan keji dari para pelaku yang justru adalah orang yang seharusnya memberi korban kasih sayang terbukti sangat diluar batas perikemanusiaan. Sehingga selain hukuman positif, kepada pelaku perlu sekali diterapkan sanksi adat yang berlaku diwilayah tempat kejadian perkara itu.

Esra berharap agar kasus serupa tidak pernah terjadi lagi di seluruh wilayah Kalteng. (CPS/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *