SIMPAN SABU, WARGA KALBAR DIRINGKUS DI LAMANDAU

oleh -
SIMPAN SABU, WARGA KALBAR DIRINGKUS DI LAMANDAU 1

Nanga Bulik (Dayak News) – Seorang warga Dusun Kumpai Panjang Desa Beringin Rayo Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat ditangkap Kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Lamandau karena diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Pelaku Berinisial TB (36) ditangkap Anggota Buser Resnarkoba Polres Lamandau pada Minggu (09/01/2022) sekitar pukul 19.00 WIB dengan barang bukti kristal putih yang diduga sabu-sabu dengan berat kotor 9,97 gram disimpan dalam sebungkus tempat rokok sebanyak 4 paket plastik klip.

Penangkapan tersebut bermula saat petugas Kepolisian dari Satresnarkoba Polres Lamandau mendapatkan informasi masyarakat bahwa ada seseorang pria yang di duga memiliki Narkotika, dan berbekal informasi tersebut Anggota Buser Resnarkoba langsung melakukan Penyelidikan.

Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo melalui Kasat Reserae Narkoba Kompol I Made Rudia, membenarkan telah mengamankan seseorang yang diduga bandar narkoba jenis sabu di wilayah hukumnya.

“Menindaklanjuti informasi lapangan dari masyarakat, petugas gabungan langsung melakukan penyelidikan, tepatnya di jalan trans Kalimantan KM. 14 Kelurahan Nanga Bulik, berhasil menemukan seorang pria sesuai dengan ciri-cirinya.” Ungkap Made.

Selanjutnya setelah anggota mengamankan pelaku dan dilakukan penggeledahan badan tidak menemukan barang haram tersebut, Namun sebelum dilakukan penangkapan, pelaku sempat melemparkan barang yang dibawanya ke dalam semak-semak, tapi keburu diketahui, di dapati 1 bungkus rokok berwarna putih.

“Kemudian petugas meminta kepada pelaku mengambil dan membuka dalam bungkus rokok terdapat 4 bungkus plastik klip bening berisi butiran kristal diduga narkotika jenis sabu,” tambahnya.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti klip plastik bening berisi serbuk kristal dengan berat kurang lebih 9,97 gram, serta kotak rokok, 1 buah Handphone, beserta uang tunai yang diduga hasil penjualan barang haram narkoba.

Atas perbuatannya, tersangka diancam dengan pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.