PELAKSANAAN PEMILU SERENTAK HINGGA PLENO AMAN DI KALBAR

oleh -16 views

PONTIANAK, 9/5/19 (Dayak News). Pelaksanaan Pemilu serentak hingga pelaksanaan pleno terbuka rekapitulisasi perolehan suara di Wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) berjalan aman, lancar dan kondusif. Selama tahapan proses Pemilu serentak, ada beberapa permasalahan yang dihadapi, namun dapat diselesaikan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Hal itu dikatakan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat meninjau pelaksanaan pleno terbuka rekapitulisasi perolehan suara Pemilu serentak pada Rabu (8/5/19).

Ia mengatakan, pelaksanaan Pemilu serentak di 14 Wilayah Kabupaten dan kota di Provinsi Kalbar berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. Selanjutnya rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara di tingkat Provinsi Kalbar juga dapat berjalan aman dan lancar.

Kondisi ini dapat dicapai karena sinergitias Polri, TNI dan stakeholder di Kalbar ini bahu membahu menjaga keamanan dan ketenteraman. Hal seperti ini yang perlu dikedepankan yaitu bersama sama menjaga keamanan.

Selain itu berbagai kegiatan dan operasi juga digelar dalam rangka memastikan pelaksanaan Pelimu serentak dapat berjalan dengan aman dan lancar. Semua upaya dan kekuatan dikerahkan untuk menjamin pendistribusian logistik pemilu berjalan dengan lancar dan sampai di lokasi sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Selanjutnya kebersamaan seperti ini bukan hanya sekadar pas “moment” atau pada saat ada kegiatan saja. Namun kebersamaan ini harus terus menerus dilakukan secara berkesinambungan.
Salah satu contoh dari kebersamaan ini yaitu pada pelaksanaan Pemilu serentak 2019 ini dapat berjalan aman dan kondusif.

Hal ini penting karena rasa aman, nyaman merupakan kebutuhan dasar manusia, oleh sebab itu perlu terus menurus “dipupuk” pada semua lapisan.

Dikatakan demikian mengingat derasnya informasi saat ini yang memerlukan pemikiran yang bijak dalam menghadapinya. Oleh sebab itu semua elemen masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh info belum jelas.

BACA JUGA :  KEMENTERIAN RISTEK DIKTI KAJI PEMBANGUNAN PLTN DI KALBAR

Semua imformasi yang dianggap negatip dan berita hoaks diminta dipercayakan kepada aparat. Artinya jika menerima berita hoaks hendaknya tidak langsung disebar luaskan namun segera dilaporkan kepada aparat keamanan dan jangan diteruskan kepada yang lain.

Sementara itu Ketua KPU Provinsi Kalbar, Ramdan S.Pd.I M.Pd, mengatakan, selama proses pelaksanaan pemungutan suara di Kalbar ada beberapa permasalahan yang dihadapi. Salah satunya penyelenggaraan pemungutan suara lanjutan yang dilaksanakan di 18 KPPS Kalbar.
Pemungutan suara lanjutan ini dilaksanakan tersebar di 8 Kabupaten dan kota dan dilaksanakan pada 25 April 2019 lalu.

Hal ini sesuai dengan tahapan peraturan KPU nomor 10 tahun 2019 dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/kota yang sudah dilaksanakan sesuai dengan tahapan.

Pada umumnya pelaskanaan Pemilu serentak di Kalbar semua berjalan aman dan lancar. Selanjutnya pelaksanaan rekapitulisasi penghitungan perolehan suara juga diharapkan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Sesuai dengan peraturan KPU nomor 10, tahapan setelah pemcoblosan adalah rekapitulasi di tingkat KPU Provinsi yang berdasarkan jadwal dimulai tanggal 22 April sampai tanggal 12 Mei.
Jadwal pelno terbuka rekapitulasi dijadwalkan dimulai pada Selasa (7/5/19). Penghitungannya akan dimulasi dari kabupaten/kota yang sudah melaksanakan rapat pleno sebelumnya.

Pihaknya mengharapkan repapituliasi ini dapat diselesaikan sampai 11 Mei mendatang. Namum jika tidak ada kendala yang berarti kemungkinan dapat diselesaikan lebih cepat lagi.
Selanjutnya hasil rapat pleno ini akan segera disampaikan ke tingkat nasional di Jakarta. Sebab sesuai dengan tahapan, paling lama pada 22 Mei harus sudah masuk dan sekaligus akan diumumkan secara nasional.

Ia menambahkan, untuk wilayah Kalbar ada 2 petugas KPPS yang meninggal di Wilayah Kabupaten landak. Untuk kalbar ada 21 orang yang sedang sakit.(Dayak News/SOS/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *