LIMBAH MEDIS MASIH JADI PERMASALAHAN DI KALTENG

oleh -15 views

Palangka Raya,9/4/19 (Dayak News). Hingga saat ini pengelolaan sampah medis masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kalteng, Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Selasa (9/4/19).
Fahrizal mengungkapkan hal ini dikarenkan Pemprov Kalteng belum memiliki alat pemusnah, sementara limbah medis terus dihasilkan.
“Sebenarnya kita sudah memiliki alat pemusnah limbah medis, hanya saja belum memiliki ijin,” ujarnya.
Pemprov berharap standar dari peralatan ini ditingkatkan sehingga memenuhi ketentuan dan persyaratan pemberian ijin.
Fahrizal juga menambahkan yang menjadi kendala ada pada suhu, ketentuannya harus berada pada 1000-1200°c untuk memusnah limbah medis. “Peralatan yang kita miliki berada di bawah 800°c. Jadi dianggap belum optimal betul-betul membunuh kuman seandainya itu adalah limbah medis,” jelas Fahrizal.
Selama ini sampah medis dikirim keluar kota, sedangkan untuk itu biaya kirimnya cukup mahal karena ongkos transportasi. “Sampit berencana akan mendirikan perusda yang mengelola pemusnahan limbah. Saat ini yang memiliki mesin pemusnah sampah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, di Rumah Sakit Ulin tapi dia masih untuk pemenuhan sendiri selebihnya kita kirim ke jawa seperti Surabaya, Semarang atau Jakarta,” pungkas Fahrizal. (Dayak News/nic/BBU).

BACA JUGA :  PP MUHAMMADIYAH TUNJUK AHMAD SYARI’I LANJUTKAN JABATAN YAMIN MUCHTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *