MANAJER TIM SEPAK BOLA KECAMATAN BENTIAN BESAR KECEWA DI PIALA BUPATI CUP 2019

oleh -976 views

KUTAI BARAT, 1/7/19 (DAYAK NEWS). Babak penyisihan, Kejuaraan Sepak Bola Piala Bupati Cup 2019 Kab. Kutai Barat berakhir 28/6/19, menyisakan delapan kesebelasan melaju ke babak selanjutnya. Namun perhelatan akbar kejuaraan sepak bola di kab. Kutai Barat menuai polemik berkepanjangan hingga kini.

Berbuntut, pertandingan antara tim sepak bola Kecamatan Bentian Besar yang saat itu berhadapan dengan tim sepak bola Kecamatan Melak, Selasa 25/6/19 lalu.

Manajer tim sepak bola Kec. Bentian Besar, Eko Cahyanto menuturkan, kronologis terjadinya kisruh itu bermula saat tim Kec. Bentian Besar berhasil menyamakan kedudukan setelah tertinggal 0 – 2 oleh tim sepak Bola Kec. Melak.

Tim sepak nola Kec. Bentian Besar melakukan pergantian pemain, hingga skor menjadi 2 – 2, dan tim Kec. Melak protes kepada panitia dengan alasan pemain pengganti tim sepak bola Kec. Bentian Besar tidak terdaftar dalam daftar nama dan jumlah pemain cadangan yang diserahkan kepada pihak panitia kejuaraan sepak bola Bupati Cup Kubar 2019 di Stadion Swalas Gunaq.

Jumat 28/6/19 Ketua Umum KONI Kubar Stepanus Ujung menelpon saya. Dia menyatakan bahwa tim sepak bola Kec. Bentian Besar tidak lolos. Alasannya, Bentian Besar menggunakan pemain tidak sah sehingga melanggar aturan,” terangnya dalam keterangan pers di Mencimai, Kecamatan Barong Tongkok, Sendawar, Sabtu 29/6/19.

“ Kami sangat kecewa dengan keputusan Ketua Umum KONI Kubar Stepanus Ujung, yang mengatakan bahwa Tim sepak bola Kec. Bentian Besar tidak lolos ke babak 8 besar. Menurut Eko, pihaknya tidak pernah mendapat surat resmi terkait keputusan tersebut,” ucap Eko.

Sedangkan yang walk out ( keluar ) dari lapangan saat pertandingan itu adalah tim sepak bola Kec. Melak, tetapi tidak dikenakan sangsi oleh panitia dan ASKAB PSSI Kubar. Padahal yang menghentikan permainan waktu adalah manajer dan official tim sepak bola Kec. Melak sendiri.

BACA JUGA :  POLRES KUTAI BARAT, BERHASIL RINGKUS EMPAT PENGEDAR SABU

Itu disaksikan oleh ribuan penonton dan protes tak beralasan kuat, pemain cadangan kami tersebut sejak awal sudah kami laporkan kepada panitia, hanya saja tidak ditulis namanya. Tetapi di daftar list yang kami serahkan lengkap dengan foto kopi KTP pemain cadangan, tegas Eko.

Ditambahkan, pasca kejadian itu tim sepak bola Kec. Bentian Besar dan Tim Sepak Bola Kec. Melak, telah berdiskusi dengan panitia penyelengara, namun deadlock. Selanjutnya panitia rapat tertutup dan tidak mengundang kedua kesebelasan.

“Kami menerima surat jawaban dan keputusan panitia Bupati Cup 2019, No.065/BPCUP.ASKAB.PSSI/VI/2019 Pada 26/6/19. Tim sepak bola Kec. Bentian Besar mematuhi isi surat tersebut, tambah eko.

Dan kami tim sepak bola Kec. Bentian Besar hadir di Stadion Swalas Gunaq untuk melakukan Kick Out. Selama 45 menit menunggu, akan tetapi tim sepak bola Kec. Melak tidak hadir.

Berdasarkan surat ASKAB PSSI Kubar dan Panitia pada tanggal 26/6/19, sebenarnya sudah bisa diputuskan siapa diantara kedua tim yang lolos atau tidak ke babak delapan besar,” ungkapnya

Yang disayangkan oleh Eko Cahyanto, gugurnya tim sepak bola Kec. Bentian Besar ada indikasi tidak berdasarkan keputusan ASKAB PSSI Kubar dan Panitia Penyenggara. Sebab, Ketua KONI Kubar Stepanus Ujung beralasan bahwa tim sepak bola Kec. Melak sudah melayangkan surat banding. Berdasarkan surat banding itulah Ketua Umum KONI Kubar memberikan keputusan melalui telepon kepada manajer tim sepak bola Kec. Bentian Besar.

Diungkapkan Eko, sebenarnya secara perhitungan poin, tim sepak bola Kec. Bentian Besar lebih unggul dari tim sepak bola Kec. Melak. Eko mengatakan sangat kecewa dan menyayangkan sejumlah keputusan panitia dan KONI Kubar dalam kejuaraan Bupati Cup 2019 ini, nyaris tak sesuai dengan aturan yang berlaku. Serta yang menjadi tanda tanya pihaknya mengapa pihak panitia dan ASKAB PSSI Kubar telah meloloskan tim sepak bola Kec. Melak ke babak delapan besar. (Dayak News/JBA/BBU).

BACA JUGA :  PSHT (PUSAT MADIUN) CABANG KUBAR, TES 235 SISWA CALON WARGA TINGKAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *