BI: LAJU INFLASI SUMATERA UTARA MENiNGKAT JELANG LEBARAN

oleh -14 views
BI: LAJU INFLASI SUMATERA UTARA MENiNGKAT JELANG LEBARAN 1
Bank Indonesia (BI) memperkirakan laju inflasi di Sumatera Utara akan meningkat menjelang Idul Fitri

Medan (Dayak News). Bank Indonesia (BI) memperkirakan laju inflasi di Sumatera Utara akan meningkat menjelang Idul Fitri 1442H/ Lebaran tahun ini.

Hal itu seiring mulai meningkatnya daya beli dan pulihnya kegiatan ekonomi masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Inflasi provinsi ini diperkirakan meningkat menjelang lebaran tahun ini.Tekanan inflasi itu diprediksi akibat dorongan naiknya permintaan masyarakat di bulan Ramadhan ini,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara, Soekowardojo dalam Bincang Bareng Media (BBM) yang digelar secara online melalui aplikasi zoom, di kantor BI, Jalan Balai Kota Medan Kamis 15/4/2021.

Dia memperkirakan, inflasi Sumut 2021 meningkat menyusul mulai pulihnya kegiatan ekonomi masyarakat akibat kondisi pandemi yang membaik.

Selain itu daya beli masyarakat juga diprakirakan meningkat karena lapangan kerja yang mulai kembali normal dan kapasitas produksi berangsur menuju optimal.

Soekowardojo didampingi Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut, Andiwiana Septonarwanto dan Ibrahim, Deputi Direktur BI Sumut, Poltak Sitanggang melukiskan prakiraan tersebut perlu menjadi perhatian, khususnya yang terdekat dalam upaya pengendalian inflasi selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1442 H/ 2021agar ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi senantiasa tetap terjaga.

Sosialisasi Belanja Bijak

Untuk menjaga inflasi tersebut perlu dilakukan sosialisasi belanja bijak kepada masyarakat Sumut menjelang dan selama Ramadhan serta Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.

“Sosialisasi belanja bijak harus didukung seluruh anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melalui berbagai saluran media untuk mengarahkan ekspektasi dan perilaku masyarakat,” ujar Soekowardojo.

Dia menambahkan pengaruh HBKN Ramadhan dan Idul Fitri mendorong kenaikan inflasi secara keseluruhan, baik mobilitas, konsumsi, maupun ekspektasi pelaku usaha.

“Meningkatnya harga pangan dan komoditas bumbu-bumbuan seiring meningkatnya permintaan di Ramadhan dan jelang Idul Fitri juga menjadi salah satu faktor terjadinya inflasi,” katanya.

Soekowardojo, menambahkan untuk menjaga dan mengantisipasi gejolak harga jelang lebaran itu diperlukan strategi dengan memenuhi ketersediaan pasokan sekaligus memantau distribusi komoditas agar jangan terjadi penimbunan barang kebutuhan pokok.(BA/Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.