H HUSAINI SETIAWAN: PEMERINTAH DAERAH HARUS PRIORITASKAN KEK ARUN

oleh -
H HUSAINI SETIAWAN: PEMERINTAH DAERAH HARUS PRIORITASKAN KEK ARUN 1
H Husaini Setiawan, SE,MBA

Lhokseumawe,(Dayak News)-Kapankah Kawasan Ekonomi.Khusus atau KEK Arun Lhokseumawe Aceh Utara siap menarik investasi sebesar 3,8 miliar dolar Amerika Serikat.?.

Harapan masyarakat termasuk dunia usaha hendaknya angka investasi tersebut bisa secepatnya terealisasi seperti yang telah diprojeksikan sebelumnya. Itu sebabnya pemerintah daerah harus prioritaskan KEK Arun.

Lantas sejauh mana kelanjutan kawasan ekonomi yang didambakan investor pasca diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Desember2018 atau sekitar 4 tahun lalu

Tampaknya belum ada tanda- tanda perkembangannya tentaang aktivitasnya dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

KEK yang terletak di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh itu memiliki lokasi cukup strategis tampak di lihat dari Jalan Medan-Banda Aceh.

Namun sayang, aktivitas KEK Arun yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2017 belum terlihat entah apa sebabnya.

Padahal seperti diketahui KEK Arun berfokus pada beberapa sektor yaitu energi, petrokimia, agro industri pendukung ketahanan pangan, logistik serta industri penghasil kertas kraft.

Tak hanya itu KEK Arun juga fokus dari sektor energi (minyak dan gas) akan dikembangkan pula regasifikasi LNG, LNG Hub/ Trading, LPG Hub/ Trading, Mini LNG Plant PLTG dengan pengembangan pembangkit listrik yang ramah lingkungan atau clean energy solution provider.

Bahkan tak ketinggalan, Infrastruktur logistik akan dikembangkan untuk mendukung input dan output dari industri minyak dan gas, petrokimia dan agro industri. Ini melalui peningkatan infrastruktur pelabuhan dan dermaga berstandar Internasional.

Bisa dibayangkan jika semua gagasan tersebut berjalan optimal paling tidak KEK Arun yang paling didambakan masyarakat bisa menyerap puluhan ribu tenaga kerja hingga tahun 2027.

“Memang potensi dan peluang yang dimiliki, KEK Arun Lhokseumawe luar biasa jika semuanya berjalan lancar sesuai harapan,” ujar Ketua Kadin Lhoseumawe, H Husaini Setiawan, SE,MBA saat berbincang dengan media ini, Jumat 24 Desember 2021.

Dia.melihat KEK Arun terkesan berjalan di tempat belum perkembangannya seperti yang diinginkan investor.Faktor utama kemungkinan masalah lahan (milik Elman).Belum tuntas masalah Sewa lahan.

“Pihak investor tak berani berinvestasi jika misalnya sewa lahan 5- 10 tahun saja. Paling tidak sewa lahan yang mereka inginkan 15-25 tahun aehingga ada tenggang waktu yang memadai untuk menanam modal di kawasan ekonomi tersebut,” kata Husaini.

Seharusnya lanjutnya Pemerintah Provinsi Aceh maupun Pemerintah Kabupaten Aceh utara dan Kota lhokseumawe harus memperiotaskan aktivitas KEK Arun berjalan lancar dengan menuntaskan masalah lahan tersebut.

Husaini memprediksikan dampak dari KEK Arun nanti memang luar biasa bahkan akan menjadi petro dolar kembali di Tanah Rencong pasca kejayaan PT Arun NGL & Co beberapa waktu lalu.

“Tak bisa dipungkiri jika KEK Arun yang diresmikan pak Jokowi berjalan bagus Pendapatan Asli Daerah atau PAD sudah jelas masuk ke pundi-pundi kas daerah Aceh Utara, lhokseumawe dan pemerintah Aceh,” papar Husaini yang juga pengusaha ini.

Apalagi kata dia, KEK Arun akan menyerap sekitar 35 ribu tenaga kerja terutama putra putri daerah setempat sehingga terbebas darin angka penganguran.

“Sekarang angka pengangguran di Aceh banyak baik tenaga skill maupun sarjana yang lulus perguruan tinggi. Bayangkan saja di Lhokseumawe setiap tahun sekitar 1000 ribuan lulusan perguruan tinggi,” pungkas Husaini yang sudah dua periode menjabat Ketua Kadin Lhoseumawe ini.(BA/Del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.