Perjuangan Single Mom yang Membesarkan Ketiga Anaknya

oleh -
oleh
Perjuangan Single Mom yang Membesarkan Ketiga Anaknya 5

Medan (Dayak News) – Seorang Wanita Single Mom atau istilahnya Janda dengan mempunyai 3 orang anak laki-laki, dengan sifat yang penuh kasih sayang, kebaikan dan kelembutan dia mengasuh anak-anaknya tersebut sampai besar.

Wanita ini bernama Esih Kurnaesih, adalah seorang wanita sangat mandiri, baru saja bercerai dengan suaminya bulan Februari tahun 2023. Tapi sekarang sudah berpisah dengan suaminya, membuat wanita kelahiran Pandeglang-Jawa Barat yang memiliki anak 3 ini tidak gentar menghadapi hidup.

Dengan perjuangan yang gigih dan pemikiran yang dewasa dan matang, membuat Wanita bernama Esih Kurnaesih ini berjalan dengan sendirinya membesarkan anak-anaknya.

Inilah petikan wawancara Jurnalis Dayak News dengan dengan ibu Esih Kurnaesi melalui WA (Medan-Pekanbaru).
Jurnalis Dayak News: Selamat Malam Bu Esih Kurnaesih
Esih Kurnaesih : Selamat Malam

Jurnalis Dayak News : Maaf, apakah Bu Esih sedang sibuk.
Esih Kurnaesih : Sedikit, karena saya sedang menggoreng bahan untuk usaha saya yaitu Peyek dan Keripik Ubi.

Jurnalis Dayak News : Maaf Bu Esih, Apakah Bu Esih seorang Single Mom ya…
Esih Kurnaesih : Iya, Memang Benar.

Jurnalis Dayak News : Berapa umur Bu Esih sekarang ini.
Esih Kurnaesih : Saya kelahiran 1983 di Pandeglang-Jawa Barat, berarti umur saya sudah 41 tahun.

Jurnalis Dayak News : Sekarang Bu Esih tinggal dimana.
Esih Kurnaesih : Sekarang saya tinggal di Kampar tepatnya Jalan Mawar 1, Desa Batang Batindih Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar.

Jurnalis Dayak News : Apakah Bu Esih Sudah lama tinggal di Daerah Kampar.
Esih Kurnaesih : Saya pindah dari Pandeglang ke Kampar tahun 1989, umur saya berusia 6 tahun.

Perjuangan Single Mom yang Membesarkan Ketiga Anaknya 6

Jurnalis Dayak News : Apakah Benar Bu Esih mempunyai 3 orang anak, siapa saja namanya.
Esih Kurnaesih : Dengan Emoji senyum dia mengatakan Kok tahu Pak Jurnalis anak saya 3, Pak Jurnalis Dukun ya. Memang anak saya 3, anak yang ke 1 bernama Muhammad nur Syafiq (kelas 3 Madrasah Aliyah), anak ke 2 bernama Ghaly Sa’ad Rifa’i (Kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah), dan nomor 3 nama anak saya Rafan Shawqi Filardha (PAUD)

Jurnalis Dayak News : Bagaimana perasaan Bu Esih setelah menjadi Seorang Single Mom atau Janda
Esih Kurnaesih : Dengan memberikan emoji sedih berkata saya sangat sedih, karena rumah tangga kami sudah berjalan 17 tahun kami bina, dan putus ditengah jalan tanpa jejak. Tapi di sisi lain saya juga bahagia, karena selama ini saya mengalami tekanan batin kepada suami saya, sekarang sudah lepas tekanan batin itu, dan saya hidup bahagia bersama anak-anak, senang dan tanpa beban saya menjalani hidup ini.

Jurnalis Dayak News : Bisakah Bu Esih menceritakan bagaimana Bu Esih sampai ke titik Single Mom, apakah ada Faktor x didalam kehancuran rumah tangga Bu Esih.
Esih Kurnaesih : Bu Esih menulis menceritakan ihwal kejadian ini sampai ke titik nol kehidupan. Memang terus terang suami saya ada Faktor X didalamnya, maklumlah seorang pria, jika sudah mendapat sedikit aja kesuksesan, lupa sama anak dan istri, tapi saya tetap sabar, tabah dan tetap mencintai suami saya, walaupun dia ada wanita lain. Tapi namanya Istri selalu saja mempunyai insting yang kuat dan hati yang kuat dan doa yang kuat, jika suami kelak akan kembali kepada saya dan anak-anak. Tapi kenyataannya dan makin lama sudah tidak pulang lagi, dan dapat kabar dia sudah menikah dengan wanita yang diselingkuhinya. Dengan hati gundah campur sedih mendengar itu, dan akhirnya kesabaran saya juga hilang, dan kami pun menyelesaikan hubungan suami-istri ini.

BACA JUGA :  Ketum PWI Terpilih Hendry Ch Bangun dan Rombongan Silaturahmi dengan Menko Marves

Jurnalis Dayak News : Suami atau seorang Pria, jika sudah sedikit sukses, selain mengenal seorang wanita lain, apakah Suami Bu esih juga mengenal Narkoba.
Esih Kurnaesih : Memang suami saya selain mengenal wanita, juga mengenal yang namanya barang haram yaitu Narkoba.

Jurnalis Dayak News : Apakah sudah juga pernah sempat merasakan tempat Hotel Bintang 7, yaitu dalam sel.
Esih Kurnaesih : Dia menjelaskannya, memang Suami saya pernah terlibat dalam jaringan barang terlarang yaitu Narkoba dan masuk kedalam hotel Bintang 7 yaitu Sel, dia berada di dalam Hotel Bintang 7 mulai dari tahun 2019-2022.

Perjuangan Single Mom yang Membesarkan Ketiga Anaknya 7

Jurnalis Dayak News : Selama suami berada di dalam Hotel Bintang 7, atau dalam sel selama 4 tahun, apakah Bu Esih masih tetap bertahan menunggu sampai keluar untuk mencintai suami. Dan tidak ada tambatan hati lain, selain hatinya bersama suami.

Esih Kurnaesih : Insya Allah, saya tetap menunggu sampai suami keluar dari sel, dan selalu mencintai suami dengan tulus hati, karena saya tidak diajarkan orang tua saya menduakan hati suami, justru saya diajarkan Orang Tua setialah sama suami sampai mati dan setialah sama suami dalam keadaan Suka dan Duka, sehat ataupun sakit. Dan itu sudah saya lakukan sama suami saya sampai dia keluar dari sel tahun 2022. Saya berjuang mencari nafkah untuk anak saya, karena anak saya pertama Syafiq umur 13 tahun, dan anak saya nomor 2 umurnya 1 tahun 8 bulan dan anak saya nomor 3 masih dalam kandungan umur 2 bulan, saya juga harus membayar sewa rumah kami, saya juga masak dan saya ke dalam sel untuk membawa makanan, dan saya juga selalu memberikan uang jajan di dalam sel, agar suami saya sehat.
Jurnalis Dayak News : Bagaimana perilaku suami ketika keluar dari sel, apakah sudah berubah atau semakin dahsyat kehidupan gelapnya.
Esih Kurnaesih : Saya pikir dengan adanya dia masuk dalam sel, suami saya akan berubah dan bertobat, ternyata makin parah Narkobanya dan Selingkuhnya. Dan karena suami saya tidak berubah juga, akhirnya saya mengakhiri hubungan Suami-istri kami di bulan Februari tahun 2023, kami pun bercerai dan Suami saya Nikah lagi dengan selingkuhannya.

Jurnalis Dayak News : Apakah Bu Esih masih ada dendam dengan semua perbuatan suami. Dan apakah Bu Esih mengikhlaskan dengan nikah dengan wanita lain
Esih Kurnaesih : Saya tidak pernah dendam akan kelakuan suami, dan saya dengan terpaksa mengiklaskannya suami menikah dengan wanita yang menjadi idamannya.

Jurnalis Dayak News : Setelah sekarang suami sudah menikah dan sudah cerai sama Bu Esih, apakah Bu Esih mendapatkan kabar, jika suami menyesal bercerai sama Bu Esih.
Esih Kurnaesih : Sepertinya kabar itu ada di dengar oleh telinga saya, bahwa suami menyesal meninggalkan saya sebagai Istri nya, dan mungkin dia malu untuk mengajak saya kembali.

BACA JUGA :  Sidak Pada Rutan Kelas I Medan, Kakanwil Kemenkumham Sumut Apresiasi Layanan yang Diberikan

Jurnalis Dayak News : Selama pisah, apakah Suami ada memberikan nafkah untuk anaknya, atau melihat keadaan anak-anak nya.
Esih Kurnaesih : Tidak pernah sama sekali memberikan nafkah sama anaknya, dan ada sekali dia datang melihat anaknya yang sakit bernama Shawqi. Itupun karena sakit, setelah sehat tidak ada lagi bertanya keadaan anaknya.

Jurnalis Dayak News : Kenapa suami bisa sampai melakukan Selingkuh, apakah Bu Esih selalu mencuekkan suami.
Esih Kurnaesih : Tugas istri sebagai kodratnya (Dapur, Sumur dan Kasur) sudah saya lakukan dengan baik, dan saya juga bekerja kok untuk menutupi kelemahan penghasilan suami, dan saya tidak pernah menyepelekan suami dari sisi penghasilan, berapa pun suami saya kasih kepada saya, saya tetap bersyukur dan senyum mengambilnya, saya tidak banyak menuntut suami dalam hal kehidupan, karena bagi saya Suami-istri itu harus kerjasama dan saling bantu serta saling menutupi kekurangan sekaligus kita saling mencintai. Justru, walaupun dia ada wanita lain, saya tetap melayani makan dan melayani batiniah sebagai istri yang baik. Tapi Allah berkata lain, dan kami juga tetap tidak jodoh.

Jurnalis Dayak News : Apakah Bu Esih Bekerja, kalau boleh tahu apakah PNS atau Perusahaan Swasta.
Esih Kurnaesih : Ya saya bekerja di Perusahaan Swasta, Perusahaan tempat saya bekerja PT Indojaya Agrinusa Unit Hatchery Pekanbaru, dan posisi saya sebagai Staff Finance.

Jurnalis Dayak News : Sekarang Bu Esih bersama 3 orang anak, bagaimana Bu Esih cara membesarkan ketiga anaknya tanpa ada suami.
Esih Kurnaesih : Untuk membesarkan ke tiga anak saya, saya tetap bekerja di perusahaan,dan saya pun ada buat usaha kecil-kecilanlah untuk memenuhi kebutuhan jajan anak saya.

Jurnalis Dayak News : Kalau boleh tau, usaha kecil-kecilan seperti apa yang Bu Esih lakukan.
Esih Kurnaesih : Saya setiap hari libur yaitu Jumat malam, Sabtu sampai Minggu, saya membuat Peyek Kacang dan Peyek Teri, Keripik pisang, Kue untir-untir, Kacang tujin,Keripik ubi (Pedas dan Pedas Manis) dan kerupuk ikan tongkol.

Jurnalis Dayak News : Kemana aja akses penjualan Bu Esih, apakah masuk ke Warung-warung atau bagaimana sistem penjualannya.
Esih Kurnaesih : Pernah saya letak di warung juga, tapi akhir-akhir ini saya hanya menjual di tempat saya bekerja saja, karena tidak ada lagi teman pendamping hidup untuk meletakkan ke warung-warung. Makanya hanya saya order ke teman-teman kerja, dan Alhamdulillah sudah habis kok dalam seminggu dan Allah memberikan kelancaran rezeki di kantor saya dan laku sama teman kantor.

Jurnalis Dayak News : Sekarang posisi Bu Esih Singel Mom, apakah tidak ada rencana untuk membangun rumah tangga kembali.
Esih Kurnaesih : Insya Allah pasti ada, dan umur saya juga masih muda dan sehat.

Jurnalis Dayak News : Apakah Bu Esih dalam menjalani hidup dan kehidupan selalu mengerjakan Sholat. Karena tidaklah gampang membesarkan ketiga anaknya tanpa bantuan tangan Allah.
Esih Kurnaesih : Itu sudah kewajiban kita sebagai umat Islam Sholat 5 waktu.

BACA JUGA :  LUKMANUL HAKIM SUKSES BERBISNIS KULINER SOP SUMSUM LANGSA

Jurnalis Dayak News : Selain solat 5 waktu, adakah Solat lain Bu Esih Kerjakan.
Esih Kurnaesih : Selain saya sholat 5 waktu, saya juga setiap pagi mengerjakan Sholat Dhuha dan kalau sempat saya mengerjakan Sholat Tahajud, dan setiap Senin-Kamis saya melakukan Puasa, untuk menggantikan saya berhalangan.

Jurnalis Dayak News : Sepertinya aura Wajah Bu Esih selalu bersih, apa rahasianya.
Esih Kurnaesih : Saya selalu saja Ikhlas menjalani kehidupan apa adanya dan takdir yang di berikan Allah.

Jurnalis Dayak News : Sekarang ini apakah Bu Esih sudah ada kenalan sama pria lain.
Esih Kurnaesih : Sudah ada saya berkenalan sama seorang Cowok, cowoknya sekarang posisi ada di Medan.

Jurnalis Dayak News : Dengan adanya Bu Esih berkenalan dengan Pria tersebut, apakah Bu Esih bahagia.
Esih Kurnaesih : Saya sangatlah bahagia berkenalan sama cowok di Medan itu, hati saya kembali mekar, yang dulunya hati saya sudah kuncup, sekarang mekar kembali, dan kehidupan saya sudah mulai terang, dan saya sudah nyaman dengan pria tersebut. Pria yang saya kenal ini, orangnya humoris, cerdas, sopan, selalu menghargai saya dan selalu mengangkat Marwah dan Martabat saya sebagai seorang Single Mom. Saya sangat nyaman dengan Pria anak Medan itu, dan saya setiap Solat selalu saja mendoakan agar hubungan cinta kami selalu sampai pernikahan.

Jurnalis Dayak News : Apakah suatu saat diajak nikah sama Pria anak Medan itu, Bu Esih mau.
Esih Kurnaesih : Dengan senyuman manis, Sangat Senang dan bahagia jika memang Pria Medan tersebut mau menikahi saya, dan itu doa saya.

Jurnalis Dayak News : Apakah Profesi Kenalan Bu Esih itu di Medan.
Esih Kurnaesih : Profesi nya adalah seorang Jurnalis juga.

Jurnalis Dayak News : Apa Filosofis Bu esih dengan kehidupan ini.
Esih Kurnaesih : Kita sebagai manusia jangan sampai pantang menyerah menjalani hidup ini, kita harus banyak bersabar dan bersyukur dalam menjalani hidup ini, hidup itu jangan dipaksakan, karena hidup itu semakin dikejar maka semakin lari kehidupan. Dan bagi para istri berbanyaklah kita istighfar dan bersabar sama suami, jadilah Istri yang taat sama suami dan patuh sama suami, karena pintu surga ada pada telapak kaki suami. Dan seringlah kita memohon sama Allah solusi dalam hidup. Rajinlah kita solat agar hidup kita tenang dan rajinlah kita berusaha, janganlah pernah kita berpangku tangan sama orang. Dan kepada para suami, harus seringlah kita banyak menghargai wanita yang sudah patuh sama suami, cintailah wanita atau istri dengan tulus, janganlah pernah mempermainkan wanita yang sudah baik untuk mengurusi Rumah Tangga dan anak-anak dirumah.

Jurnalis Dayak News : Apa harapan Bu Esih kedepannya dalam menjalani kehidupan ini.
Esih Kurnaesih : Saya mengharapkan agar anak-anak saya akan menjadi orang yang berguna dan sukses. Dan jika saya nanti menikah kedua kalinya, agar menjadi Rumah tangga yang Sakinah, Mawadah dan Warahmah. Dan bagi yang membaca berita ini, saya mohon doanya agar rumah tangga saya kedua kali, akan bahagia. Amin (Said Kamal Al-Habsy S.Sos “Dewak”)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.