TAHFIDZ RUH TAQIYA WISUDA 5 SANTRI TAHFIDZH

oleh -
TAHFIDZ RUH TAQIYA WISUDA 5 SANTRI TAHFIDZH 1

Medan (Dayak News)-Tahfidz Ruh Taqiya (Rumah Tahfidzh Qur’an Al-Ihya) mewisuda 5 santri/santriwati terdiri 4 hafidz dan satu hafidzah di Masjid Nurul Huda Inakum, Komplek Perumahan Inalum Tanjung Gading Batubara, Sabtu lalu.

Kelima hafidz/hafidzah itu yaitu Abdul Halim, Albi Ridho Harahap, M Ishaq Einstein Sihotang, Ahmad Maulana Siagian dan Maryam.

Kegiatan ini dihadiri para jemaah masjid, orang tua santri dan Pengurus Ikatan Warga Islam Inalum (IWII), Ketua IWII H. Edy Priyanto mewakili Donatur IWII Masrul, Penasehat IWII Ustadz H. Agus Zul Khoir, Ustadz H.Mawarmin Lubis, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Khusus Inalum H.Suroso, BKM Mesjid Nurul Huda, dan Pengurus Ruh Taqiya antara lain Ustadz Awaluddin Wasis, Ustadz Ifhan, Ustadz Sahlan dan Ustadzah Nurul.

Wisuda tahfizh yang sukses ini sekaligus dirangkaikan uji coba di hadapan publik yang bertujuan untuk mengevaluasi hafalan serta melatih mental para santri oleh para jamaah masjid khususnya dari pihak donatur IWII yang telah berkenan memberikan pendanaan sepenuhnya dalam proses penyelenggaraan Proses Belajar Mengajar Tahfidz selama menuntut ilmu al-Qur’an,” jelas Mudir Ruh Taqiya, Ustadz Awaluddin Wasis kepada media ini.

Ketua umum IWII, H. Edy Priyanto menyebutkan wisuda ini adalah yang pertama kali sejak berdiri 2017. Namun secara resmi baru pada Tahun 2021 kali ini Ruh Taqiya mewisuda santrinya secara resmi yang merupakan Angkatan Pertama.

“Diharapkan menjadi penyemangat kepada kita semua bukan hanya peserta santri Tahfidz saja.Tentunya dengan wisuda ini tidak hanya sampai disini saja kita belajar al-Qur’an namun kita diharuskan untuk mempelajari dan menuntut ilmu dan teknologi al-Qur’an sepanjang hayat,” tambah Edy.

Program Rumah Tahfidz Ruh Taqiya merupakan salah satu bentuk wujud nyata dari PT INALUM (Persero) melalui IWII kepada masyarakat.

Penasehat IWII Ustadz H.Mawarmin Lubis, H. Agus Zul Khoir juga mengatakan semoga dengan acara wisuda ini semakin banyak Pasukan Alloh untuk memelihara dan mendalami, meneliti dan mengembangkan ilmu, wawasan dan teknologi al-Qur’an semoga diberkahi Alloh dan di redhoiNya semua kita yang konsisten dan komitmen terhadap al-Qur’an sebagai firman Alloh.

Sementara itu yang mewakili pihak Donatur IWII, Masrul menambahkan juga agar para wisudawan/wati senantiasa mendoakan donator tercurah kebarokahan agar Istiqomah harta mereka diberikan kepada para santri demi memperjuangkan serta mengembangkan ilmu dan teknologi Al-Qur’an.

Sebelumnya Ketua panitia pelaksana LPTQ H.Suroso mengharapkan agar para orang tua santri dan para wisudawan serta seluruh santri yang sedang menimba ilmu di Ruh Taqiya ini.

“Doakan selalu pihak Pengurus IWII diberkahi Alloh agar dapat meningkatan dan membina seluruh masyarakat serta warga sekitar Inalum dapat mempelajari melalui program menghafal (Tahfidz) al-Quran sampai 30 Juz secara terpadu dan berkesinambungan dengan melahirkan generasi yang bernilai Qur’ani serta berakhlaqul karimah,” pintanya.

Ketua IWII dan Donatur IWII menambahkan kegiatan ini tanpa dipungut biaya sama sekali kepada para santri.” Program ini diharapkan sebagai salah bentuk rasa syukur kami (IWII) atas berkah yang telah diberikan Alloh SWT kepada perusahaan dan semoga Kabupaten Batubara bisa menjadi daerah makmur penuh rahmat dan berkah dari Alloh Subhana Wa Ta’ala (Baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” ujarnya.

Para donatur, penasehat IWII, para orang tua santri dan warga sekitar dapat menyaksikan sejauh mana kemajuan para santri dalam belajar dalam Madrasah / Ruh Taqiya. Harapan kami dari IWII agar kiranya program ini dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan sehingga akan makin membawa berkah bagi INALUM dan masyarakat sekitar,” harap Edy dan Masrul.

Dilanjutkan pada penghujung acara kata sambutan yang mewakili wali santri / wisudawan dari Albi Ridho Harahap putra dari Sadri Harahap mengucapkan ribuan terima kasih kepada para Pengurus IWII / Pengelola Ruh Taqiya yang mewakilinya yaitu, Pihak Donatur, Penasehat IWII, Ustadz Pembimbing dan Mudir Ruh Taqiya yang selama ini telah bersusah payah dalam membina dan membimbing serta memberikan pendidikan dan pengajaran ilmu al-Qur’an (Tahfidz 30 Juz) serta akhlaqul karimahnya.

Sontang Sihotang yang mewakili orang tua santri dalam sambutannya memohon maaf bila ada kesalahan disengaja ataupun tidak para anak-anak santri dalam proses belajar mengajar selama ini.

Bila ada rencana dari pihak donatur, Pengurus dan Penasehat IWII sebaiknya pihak Pengelola Ruh Taqiya ini dapat melanjutkan visi-misi yang relevan dengan falsafah IWII dan PT INALUM (Persero) agar dapat mewujudkan kelanjutan program wisuda kejenjang pendalaman kehafizannya.

“Diharapkan, akan kekal potensi yang sudah mereka miliki dengan lebih memfokuskan keberadaan Lembaga Tahfidz Ruh Taqiya dalam mempelajari, meneliti dan mengembangkan ilmu dan teknologi sekaligus aplikasinya dalam kehidupan masyarakat sehingga bermanfaat menuju tercapainya Tafsir Ilmi nantinya.

Sontang juga mengharapkan bila mana Ruh Taqiya belum dapat merealisasikan dalam waktu dekat ini maka sebagai alternatif agar tercapainya komunikasi yang intens dengan menjalin hubungan baik antara pihak Ruh Taqiya dengan wisudawan/wati.

Selanjutnya dapat memilih alternatif dengan potensi 30 juz yang telah di hafal agar lebih difokuskan ke arah pendalaman mengembangkan, menghayati, dan mengamalkan sekaligus memperjuangkan nilai-nilai terkandung dalam al-Qur’an dengan sebaik-baiknya.

Wisudawan diharapkan lebih memfokuskan hafalannya yaitu sesuai surat dan ayat-ayat terkandung dalam al-Qur’an yang berhubungan dengan bisnis PT INALUM produk Aluminium yaitu Surat 57 (Al-Hadid) tentang Besi, berisi 29 ayat dapat dikaji dan dikembangkan melalui integrasi secara komprehensif tafsir dan asbabun nuzulnya di teliti serta dikembangkan.

” Sehingga diharapkan memberikan dampak kepada output dan outcome kepada santri, Ruh Taqiya bagi PT. Inalum dan masyarakat. Kita juga harapkan dapat menerapkan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).Potensi hafiz dan hafizah alumni Ruh Taqiya memiliki ilmu, wawasan dan teknologi al-Quran yang akan Alloh berikan kepada Ummat Islam yang mau mengkajinya. Khususnya wisudawan Ruh Taqiya yang berpikir, berzikir, bertafakkur serta bertazakkur bisa tercapai dengan sempurna,” kata Sontang.

Terakhir kegiatan Mudir Ruh Taqiya Ustadz Awaluddin mengatakan wisuda tahfidz ini sekaligus penutupan tahun (libur semester) dan meminta para orang tua santri agar dapat menjemputnya. (BA/Den/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.