Ustadz Wahyu Riswanda : Sikap Rela Berkorban Harus Digalakkan

oleh -
oleh
Ustadz Wahyu Riswanda : Sikap Rela Berkorban Harus Digalakkan 3

Medan, (DayakNewa) – Ustadz Wahyu Riswanda menyatakan qurban itu sebagai simbol bagi seluruh umat manusia bahwa untuk kesuksesan dan menggapai ridha Allah, maka sikap rela berkorban harus digalakkan.

“Sikap rela berkorban disertai dengan kecintaan kepada Allah di atas segalanya,” kata Wahyu Riswanda saat tampil menjadi khatib dan imam Shalat Idul Adha 1445 H di Masjid Jamik Al Qanitin, Jalan Sei Sikambing, Sekip Medan Petisah, Senin 17/6/2024.

Ustadz Wahyu Riswanda : Sikap Rela Berkorban Harus Digalakkan 4

Di hadapan seribuan jemaah lebih, Wahyu dalam uraian khutbah sebelumnya telah memaparkan tentang keikhlasan dan kesabaran Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail atas perintah Allah SWT.

Perintah yang mengharukan itu dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim untuk menyembelihkan putra tersayangnya, Ismail. Karena ketulusan Ibrahim dan Ismail itulah akhirnya Allah menggantikannya dengan seekor kibas.

“Qurban pada hakikatnya, menyembelih sifat-sifat hewani dalam diri kita, seperti egois, tamak atau serakah kezholiman dan lainnya,” ujar Wahyu di depan jemaah yang dihadiri Imam Besar Masjid Jamik Al Qanitin, Ustaz Najib, Ketua BKM Ponda dan pengurus lainnya

Wahyu mengingatkan pembagian daging hewan qurban pada hakekatnya kepada orang tidak mampu. Hal ini dimaksudkan untuk membangun kesetiakawanan dan solidaritas sosial antara sesama umat Islam.

“Perlu dicatat, harta itu hanya hak pakai bukan hak milik selamanya. Sebab, sewaktu-waktu harta akan hilang, rusak tertimpa musibah. Bahkan hanya sebagai warisan. Halalnya harta juga akan dihisab, dan haramnya akan diazab. Itu sebabnya pula manfaatkan harta itu untuk kebaikan sehingga mempermudah hisabmu dan menghilangkan azabmu,” pungkas Ustadz Wahyu Riswanda.

Sementara itu BKM Jamik Al Qanitin menyembelih 19 ekor hewan qurban dan dagingnya disalurkan kepada ratusan warga. Kesembilan belas ekor hewan qurban terdiri 4 ekor sapi dan 15 ekor kambing.

BACA JUGA :  Ir Romi HS: Relawan Arus Ganjar Mencari Calon Pemimpin Terbaik dan Menjaga Toleransi Tinggi Adalah "Ganjar-Mahmud"

“Kita menyampaikan apresiasi kepada para pengurus dan panitia qurban yang telah sukses bekerja mulai dari pemotongan hewan qurban hingga membagi-bagikan dagingnya kepada yang berhak menerimanya,” ucap Ketua BKM Al Qanitin, Ponda didampingi pengurus lain M Sadat.(BA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.