OKNUM KARYAWAN ALFAMART JADI ‘TUYUL’ DIRINGKUS

oleh -528 views

Buntok,12/11/19 (DayakNews). Sangat miris yang dilakukan oleh salah satu oknum karyawan Alfamart Buntok. Pasalnya, dia menjadi ‘tuyul’ karena nekat membobol uang puluhan juta rupiah dari meja kasir tempat dirinya bekerja.

Tersangka yang bernama Bram Diwtren (24) merupakan karyawan Alfamart Buntok. Pada Kamis (7/11) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tersangka berangkat dari rumahnya menggunakan satu buah sepeda motor Honda Supra. Kemudian, tersangka berhenti dan memarkirkan sepeda motor di sebarang Jl. Pahlawan, tepatnya 100 meter dari Alfamart. Melihat malam begitu larut dan Alfamart telah tutup, tersangka berjalan menuju ke rolling door Alfamart untuk menghindari pantauan CCTV.

Setelah itu, tersangka membuka dua buah gembok rolling door menggunakan kunci serap yang dimilikinya. Tanpa fikir panjang, pelaku masuk dan menuju panel listrik untuk mematikan lampu toko. Setelah mematikan lampu, tersangka menunggu selama 15 menit menggunakan stop watch yang ada di hpnya untuk memastikan bahwa UPS CCTV mati total.

Setelah 15 menit dan pelaku mengetahui bahwa CCTV didalam toko sudah tidak aktif, pelaku menuju ke meja kasir lalu mengambil satu buah kunci brankas yg digantung oleh kepala toko di dekat meja kasir.

Kemudian, pelaku masuk ke belakang toko Alfamart tersebut dan menuju kearah brankas penyimpanan uang. Setelah berhasil membobol brangkas, tersangka mengambil uang hasil berjualan hari itu dan mengambil semua uang benditan.

Berhasil membawa uang, pelaku pergi keluar dari tempat brankas dengan membawa semua uang dengan meninggalkan pintu brankas yang masih terbuka. Pelaku keluar dari dalam toko Alfamart dan pergi menuju ke tempat dimana sepeda motor Supra miliknya diparkir sambil membawa uang hasil curian beserta dua buah kunci gembok dan kunci serap.

BACA JUGA :  WARGA BARSEL APRESIASI DINKES LAKUKAN FOGGING

Setelah sampai di kediamannya di Jl. Panglima Batur, pelaku membuang dua buah gembok dan anak kuncinya ke dalam selokan, tepat didepan rumah pelaku. Pada hari Jum’at (8/11) pukul 20.30 WIB karena merasa ketakutan pelaku lalu mengambil uang hasil curian tersebut dan dimasukan kedalam plastik, namun sebelumnya pelaku sempat menyisihkan uang hasil Benditan sebanyak Rp.15.935.000 yang di bungkus didalam plastik.

Setelah membungkus uang tersebut didalam kantongan plastik, tersangka membawa uang yang didalam kantongan plastik tersebut, setibanya tidak jauh dari rumah kepala toko, pelaku lalu melempar bungkusan yang berisikan uang tersebut di tepi jalan di bawah pohon dekat rumah korban, sehingga uang tersebut ditemukan oleh kaka pelaku pada pagi harinya.

Sementara itu sisa uang benditan yang sempat disisihkan oleh pelaku pada malam hari tersebut, pelaku sembunyikan di bawah rumah keluarganya.

Pada hari Minggu, pukul 01.00 WIB, dari hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan hasil penyelidikan serta analisa CCTV anggota unit Reskrim yg diback up unit Buser Polres Barsel menemukan banyak kejanggalan dan akhirnya memperoleh petunjuk yang mengarah kepada pelaku, dan pada saat dilakukan interogasi terhadap pelaku ternyata benar telah melakukan pencurian.

“Saat anggota melakukan introgasi terhadap pelaku Bram Diwtren (24) mengakui semua perbuatannya telah menggasak uang berjumlah 47 Juta dari meja kasir toko tempat dirinya bekerja, “kata Kapolres Barsel AKBP Wahid Kurniawan, SIK, melalui Kapolsek Dusel IPDA Abi Karsa, SH, kepada DayakNews.com Selasa (12/11).

Masih dikatakan Abi Karsa,dari pengakuan pelaku perbuatan tersebut, dirinya terpaksa membobol brangkas uang Alfamart karena dirinya terhimpit masalah utang dan ekonomi.

Saat anggota Polsek Dusel mengintrogasi kepada pelaku untuk menunjukan dimana keberadaan barang bukti yang disembunyikannya untuk melakukan tindakan kejahatan tersebut.

BACA JUGA :  TMMD DATANG DESA CEMERLANG

“Akhirnya tersangka menunjukkan dimana tempat barang bukti yang disimpannya untuk melakukan tindakan kejahatan untuk membobol toko Alfamart tersebut, “tandas Kapolsek.(Ren/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *