OLAH TKP UNIT LAKA AKHIRNYA TERKUAK PENYEBAB YOSEPHA TEWAS

oleh -3 views

Palangka Raya, 2/11/19 (Dayak News). Kepolisian Polresta Palangka Raya Melalui Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya telah melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan maut yang dialami Yosepha Ika (27) tewas terlindas truck trailer pengangkut exavator pada Jumat (29/11) lalu.

Dari penyelidikan, olah tempat kejadian kecelakaan lalu lintas hingga penyidikan saksi-saksi yang melihat dengan jelas kronologi kejadian lakalantas tersebut anggota unit laka menyimpulkan adanya kelalaian dari korban.

Kapolresta Palangka Raya, melalui Kasat Lantas Polresta Palangka Raya AKP Anang Hardiyanto mengatakan dari hasil olah TKP serta pengumpulan bahan keterangan dari pengemudi truck trailer hingga saksi yang berada tepat dibelakang truck trailer bahwa adanya kelalaian dalam berkendara yang dilakukan oleh korban.

Dari olah TKP, digambarkan saat korban yang menggunakan Sepeda Motor Yamaha Mio 125 Warna Hitam KH 3829 TF melaju dari arah Tangkiling menuju Palangka Raya, sesampainya di Jalan Tjilik Riwut KM 26 Kecamatan Bukit Batu tikungan tajam, korban yang persis berada dibelakang Truck Trailer mencoba mendahului dan sampai ditengah bodi truck trailer, korban kaget karena dari arah berlawanan datang Dump Truck.

Ditambahkan Anang, korban sempat terlihat melumbar gas ingin kembali kebelakang truck trailer KH 8802 AP yang dikemudikan Bustani, namun naas diduga korban menyenggol badan truck tailer dan oleng, korban jatuh dan langsung masuk kebawah ban belakang truck trailer dan tewas ditempat dengan kondisi yang sangat parah.

Melalui kesempatan ini, Kasat Lantas AKP Anang Hardiyanto meminta seluruh masyarakat pengguna jalan terkhususnya yang akan pergi ataupun masuk kota Palangka Raya agar bisa mematuhi Semua rambu yang ada dan terpasang dipinggir jalan raya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

BACA JUGA :  PENYAMPAIAN RAPERDA

“Sangat mengharapkan masyarakat bisa lebih sadar dalam memacu kendaraannya dan yang terpenting, patuhi rambu dan marka jalan yang sudah dibuat dan yang pasti jangan memacu kendaraan terlalu tinggi karena kita tidak tau musibah kapan datangnya,” tegas Anang.(AJN/Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *