JERMAN TAK TERLALU KHAWATIR SUA INGGRIS

oleh -
JERMAN TAK TERLALU KHAWATIR SUA INGGRIS 1

London (Dayak News) – Dalam catatan rekor pertemuan Inggris kontra Jerman, meskipun sudah lama, kedua negara sepakbola ini tidak terlalu sengit. Keduanya hampir saling kalah mengalahkan di level resmi bola dunia. Meskipun, akhir-akhir ini Jerman yang lebih sering menundukkan Inggris.

Dari catatan pertemuan keduanya 36 kali sejauh ini, Inggris menang 16 kali dan Jerman menang 15 kali. Artinya kedua negara ini relatif imbang saja.

Mantan pemain tim nasional der Panzer Dietmar Hamann, dalam sebuah wawancara, mengatakan Inggris tidak termasuk kompetitor bola yang dianggap rival utama Jerman. Justru yang lebih sering merepotkan negerinya, kata Hamann adalah Argentina, Perancis dan Spanyol. Terhadap ketiga kompetitor bola dunia itulah yang pantas untuk disebut rival-rival utama Jerman.

Memang ada kepercayaan diri para pemain die Mannschaft ketika berjumpa dengan the Three Lions dalam ajang resmi seperti Euro 2020 ini. Hal itu terjadi, lantaran Jerman akan sangat menyukai gaya bermain Inggris yang sudah mudah ditebak jawabannya.

Bahkan saking getirnya atas kerapnya kekalahan diderita Inggris saat duel dengan Jerman, mantan pemain penyerang Inggris, Gary Lineker, sempat berujar, bahwa permainan sepakbola itu adalah 22 orang mengejar dan menendang bola ke sana kemari, dan akhirnya Jerman yang keluar sebagai pemenang laga. Artinya apa? Lineker seperti berkelakar bahwa permainan bola itu bak diciptakan khusus hanya agar Jerman yang jadi juara di setiap ajang kompetisi.

Benarkah demikian? Memang rekor fantastis torehan gelar juara Jerman untuk tingkat dunia dan Eropa bisa dikatakan lengkap dan penuh trofi. Tetapi tidak selalu juga Jerman sukses secara beruntun dan mendominasi. Ada kalanya juga si Panzer sering terpuruk dan untuk sekian lama tidak tampil di jajaran tim elit dunia.

Laga esok, Selasa (29/6) di Wembley Stadium London, merupakan suatu catatan lagi atas pertemuan ke-37 kali antara dua negara yang sesungguhnya saling menghormati tradisi sepakbola keduanya.

Kita nantikan saja bersama, laga menarik dan penuh taktik dari kedua kompetitor Euro 2020 ini. (CPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.