MATA-MATA DAN PENGENALAN KARAKTER

oleh -11 views
MATA-MATA DAN PENGENALAN KARAKTER 1

Palangka Raya (Dayak News) -Benua Eropa yang kaya dengan para talenta sepakbola melalui liga-liga domestik di sana, tentu akan saling bentrok ketika membela tim nasionalnya. Hal ini sesuatu yang wajar dan siklus yang sering berulang.

Keakraban di klub-klub sepakbola profesional yang bergaji besar tentu adalah pekerjaan yang patut diseriusi. Tetapi membela nama besar negara tentu adalah sebuah panggilan suci bagi setiap pemain profesional. Sebelum menjadi terkenal dan dipinang untuk kontrak bermain di klub-klub bola di liga mancanegara, seorang pemain terlebih dulu biasanya adalah skuad di tim nasional negaranya.

Walaupun yang jarang kita ketahui dalam seluk beluk kontrak mengontrak pemain bola lintas negara ini memiliki tujuan atau misi khusus memata-matai kekuatan sepakbola nasional di mana si pemain itu berkecimpung di liga profesionalnya.

Misalnya, klub Chelsea yang baru saja menjadi juara Liga Champions edisi 2020-2021 lalu, memiliki sejumlah pemain kontrakan dari Jerman dan Perancis. Keduanya jika apes dalam babak grup F sehingga memperoleh posisi nomor tiga, bisa dikatakan akan berjumpa dengan juara grup D yaitu Inggris sebagai kandidat terkuat.

Kai Havertz salah satu punggawa lapangan tengah Jerman di tim nasional menyebutkan ada sejumlah pemain di klubnya itu yang harus diwaspadai sangat untuk dihadapi di Euro 2020 nanti.

Havertz mengakui bahwa Perancis memiliki banyak bintang top, terutama pada sosok N’Golo Kante. Dia [Kante] adalah pemain dengan kepribadian yang bagus dan juga punya kemampuan yang hebat, buka Havertz kepada Goal International. Keduanya akan bentrok pada laga pembuka di grup F tanggal 15 Juni nanti. Siapapun yang menang dari duel ini, dipastikan akan lolos sebagai juara grup maut itu.

Pada lain sisi, ada pula keuntungan dari liga-liga domestik yang banyak menyerap para pemain dari negara lain sehingga tim nasional negara bersangkutan jadi lebih banyak masukan dalam mengamati pola bermain dan tipikal para pemain impor tersebut.

Jadi selalu seimbang antara para pemain sebagai mata-mata bagi negaranya tetapi mereka pun tak lolos dari dimata-matai oleh calon-calon lawan tim negara lainnya. Turnamen bola sekelas Euro 2020 adalah ajang pembuktian pihak mana yang akan lebih diuntungkan.(CPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.