OPERATOR ASPHAL FINISHER DITETAPKAN JADI TERSANGKA

oleh -8 views

Buntok,28/11/19 (DayakNews). Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), telah menetapkan seorang operator alat berat asphal finisher bernama Gatot Subroto (50), menjadi tersangka kasus kecelakaan yang menyebabkan korban Doni Atma Wijaya Meninggal Munia (MD), pada (20/10) lalu di jl. Pahlawan Atas, sekitar Jembatan Malawen.

“Tersangka Gatot Subroto telah kita tahan sejak, tanggal 2 sampai dengan 21 November. Dan saat ini juga sudah dilakukan perpanjangan penahanan, terhitung mulai tanggal 22 November sampai dengan 31 Desember. Oleh karena itu berarti kita ada waktu 40 hari kedepan,” kata Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah,SIK melalui Kasat Lantas AKP Feriza Widana Lubis, SIK kepada DayakNews, Kamis (28/11).

Ia menjelaskan, penetapan tersangka yang bekerja di PT Argo Senjoyo tersebut, setelah pihaknya bersama Sat Reskrim, divisi hukum dan seksi pengawasan melakukan olah TKP.

“Sehingga kita menetapakn status tersangka, serta menyimpulkan untuk menerapkan Pasal 310 ayat (4) Jounto Pasal 121 ayat (1) UU No.22 Tahun 2009 Tentang lalulintas dan angkutan jalan Dan Atau Pasal 359 KUHP, “tandasnya.

Ia membeberkan, pihaknya saat ini mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vixion nopol KH 6916 DD, satu unit alat penghampar aspal atau aspal finisher yang bertuliskan Sumitomo.

“Kita sudah menyerahkan berkas ke kejaksaan, sehingga kami dari penyidik tinggal menunggu, apa yang menjadi petunjuk dari pihak kejaksaan. Kemungkinan akan ada tersangka lainnya, oleh karena kasus ini terus kami kembangkan,” pungkasnya. (Ren/BBU).

BACA JUGA :  GUNAKAN IDENTITAS PALSU BAWA NARKOBA 107 KG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *