APRIL, KALTENG INFLASI 0,44 PERSEN

oleh -18 views

PALANGKA RAYA, 3/5/19 (Dayak News). Pada April 2019, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami inflasi sebesar 0,44 persen atau meningkat bila dibandingkan pada Maret 2019 yang lalu, yang tercatat sebesar -0,02 persen.

Capaian ini lebih tinggi dari rata -rata historis 3 tahun ke belakang pada periode yang sama yaitu inflasi 0,08%. Inflasi di Kalteng relatif sama dengan inflasi nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,44%. Inflasi di April didorong oleh kelompok volatile foods, khususnya bawang merah.
Hal tersebut disampaikan saat press release Tim Pengendali Inflasi (TPID) Provinsi Kalteng, yang dipimpin langsung oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko, di Ruang Rapat Asisten Setdaprov Kalteng, Jumat (3/5/19).
Dijelaskan kenaikan harga bawang putih terjadi di beberapa wilayah Indonesia karena keterbatasan pasokan,namun berdasarkan pantau pasar yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan perindustrian harga bawang putih mulai menunjukkan penurunan.
Sementara bawang merah mengalami peningkatan seiring dengan gangguan produksi disentra produksi akibat curah hujan yang tinggi pada April 2019.
Pada April 2019, hampir semua kota sampel Indeks Harga Konsumen (IHK) di Pulau Kalimantan mengalami inflasi. Bahkan kota Sampit menjadi kota dengan inflasi teringgi kedua setelah Banjarmasin yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,97 persen.
Sedangkan secara Provinsi, Kalteng berada diurutan ketiga di Kalimantan, setelah Kalsel yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,93 persen dan Kaltara mengalami inflasi sebesar 0,60 persen. Atau berada diatas Kaltim yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,15 persen dan Kalbar yang mengalami 0.21 persen. (Dayak News/nic/BBU).

BACA JUGA :  KABAR DUKA : MANTAN GUBERNUR KEDUA KALTENG REYNOLD SILVANUS BERPULANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *