HARGA AYAM NAIK, PEMKO MENDAPAT KRITIK MANTAN LEGISLATOR

oleh -16 views
Walden M. Sihaloho, SH.

Palangka Raya, 29/5/2020 (Dayak News). Beberapa hari belakangan harga daging ayam ras dan ayam buras mengalami kenaikan drastis. Harga yang sempat meroket terjadi di pasaran, hingga Rp 80 ribu/kg. Padahal sebelum lebaran Idul Fitri lalu, berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu/kg saja.

Keterangan pedagang kenaikan itu akibat ditutupnya akses pedagang ayam dari Kalsel oleh kebijakan “lockdown” beberapa hari.

Hal semacam ini hanya persoalan teknis pengaturan saja. Walden M. Sihaloho, SH mantan legiskator yang kini berprofesi praktisi hukum dengan nada mengkritik, Pemerintah Kota (Pemko), Palangka Raya harusnya lebih kreatif memberi solusi soal para pedagang dari provinsi tetangga itu.

“Mengapa tidak diberikan lokasi khusus penerimaan ayam-ayam dari Kalsel itu, sehingga di situ bisa dipotong di daerah perbatasan oleh para pembeli grosir di Palangka Raya,” dikataknya, Jumat (29/5/2020).

Sebenarnya kita jangan didikte oleh pasar permintaan daging ayam ini, oleh karena ditutupnya akses para pedagang ayam dari daerah tetangga itu, tapi kita ini bisa memberi solusi kepada mereka, bukan hanya melarang saja, papar Walden.

“Kita boleh khawatir dengan penularan virus Covid-19, tetapi jangan sampai membuka peluang terjadinya tindakan spekulan harga komoditas,” tanbah Walden. (CPS/BBU).

BACA JUGA :  NOVEMBER 2019, MULAI TAHAPAN PILKADA GUBERNUR KALTENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *