BIKIN KESAL DAN NAKAL, KAKAK PUKUL ADIK YANG TUNA RUNGU

oleh -25 views
BIKIN KESAL DAN NAKAL, KAKAK PUKUL ADIK YANG TUNA RUNGU 1

Palangka Raya (Dayak News) – Naas nasib yang dialami bocah lelaki yang merupakan penyandang disabilitas berinisial NY (7) warga Jalan Marina Permai 7 Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya,

Lantaran diduga bikin kesal dan nakal karena tidak bisa ditegur oleh kakaknya, Anak tersebut dibogem mentah oleh kakaknya dan membuat mata sebelah kirinya menjadi bengkak.

Kejadian ini dilaporkan oleh beberapa ibu yang berada di salah satu gereja karena miris dan iba melihat anak tersebut terduduk dibawah pohon kelapa dengan bagian mata mengalami luka lebam dan bengkak, Rabu (14/04) Siang.

Mendapati laporan tersebut, Piket SPKT Polresta Palangka Raya bersama Aktivis anak langsung mendatangi lokasi kejadian dan mendatangi tempat korban tinggal di jalan Marina permai 7 didampingi Ketua RT dan pemilik barak tempat korban dan kakaknya tinggal.

“Kita dapati ada bekas luka lebam akibat dipukul atau ditonjok dibagian mata sebelah kiri, dan kita sudah dapat informasi terkait kejadiannya dan sekarang lagi kita lakukan pendekatan biar bisa bermediasi dengan korban dan kakaknya.” Ungkap Widiya Kumala, Aktivis Anak Provinsi Kalteng.

Dari informasi yang diterima, baik dari Perangkat Lingkungan yaitu ketua RT dan pemilik barak tempat korban bersama ayah tiri dan kakaknya tinggal dan disaksikan petugas kepolisian, disepakati kasus ini diluruskan dengan cara kekeluargaan dan peristiwa ini menjadi pembelajaran untuk kakak korban agar bisa menahan emosi dan bisa memberikan kasih sayang lebih mengingat anak tersebut adalah penyandang disabilitas yang harus banyak mendapatkan kasih sayang.

“Kita Berharap ada efek jera bagi kakaknya untuk tidak main pukul saja mengingat yang dihadapi adalah anak berkebutuhan khusus yang harus ekstra kita beri kasih sayang, mengingat juga usia dari anak tersebut masih 7 tahun kita berharap kedepannya sang ibu yang informasinya bekerja di Gunung Mas bisa memberikan pelayanan kasih sayang yang lebih agar anaknya bisa berubah menjadi lebih baik lagi.” Tutup Widiya. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *