BOCAH 2 TAHUN TEWAS TENGGELAM DI PARIT DEPAN RUMAHNYA

oleh -
BOCAH 2 TAHUN TEWAS TENGGELAM DI PARIT DEPAN RUMAHNYA 1
Korban AR (2) warga Jalan Tingang 24 Kelurahan Bukit Tunggal, Minggu (27/06) siang sekitar pukul 15.00 WIB ditemukan oleh Ayahnya, Arsyad (50) dalam kondisi Tewas tenggelam. Nampak ketika korban RSU Doris Silvanus.

Palangka Raya (Dayak News) – Tangis Kesedihan Rosiana (47) pecah saat Petugas medis mendorong jasad Anaknya berinisial AR (2) ke ruang Kamboja RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, Minggu (27/06) Sore sekitar Pukul 15.30 WIB.

Korban AR (2) warga Jalan Tingang 24 Kelurahan Bukit Tunggal, Minggu (27/06) siang sekitar pukul 15.00 WIB ditemukan oleh Ayahnya, Arsyad (50) dalam kondisi Tewas tenggelam dengan posisi tertelungkup didalam parit didepan rumahnya dengan ketinggian air sebetis kaki orang dewasa.

Salah satu Warga sekitar, Abed yang sempat memberikan pertolongan Pertama terhadap korban menuturkan sekitar pukul 14.00 WIB kakak korban yang biasa menjaga adiknya ditanyai oleh Ibunya tentang keberadaan korban yang belum kembali kedalam rumah.

BOCAH 2 TAHUN TEWAS TENGGELAM DI PARIT DEPAN RUMAHNYA 2

“Karena tidak ada dicari disekeliling rumah, akhirnya kakaknya pergi mencari memutar dilokasi kejadian hingga kejalan tingang induk, namun 30 menit adiknya tidak ketemu dan juga tidak kunjung pulang kerumah, dan hal ini dilaporkan kakak korban ke Ibunya.” Ungkap Abed.

Sementara itu, ibu korban yang dibincangi awak media saat berada dikamar jenazah mengungkapkan Karena korban tidak ditemukan, saat ayahnya baru saja pulang dari lahan yang berada dibelakang rumah, hal tersebut diadukan oleh ibu korban dan ayah korban pun sempat mencari keberadaan korban.

“Saya kasih tahu ke suami saya kalo dede (panggilan korban.red) tidak pulang kerumah sejak main dari tadi, lalu suami saya pergi kedepan rumah dan melihat sekeliling parit dan menemukan anak saya sudah tertelungkup didalam air, awalnya kami kira boneka ternyata itu adalah anak saya.” Jelas Rosiana.

Korban yang dalam kondisi lemah langsung dibawa ke ugd RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, dan setelah mendapatkan Tindakan Medis korban dinyatakan meninggal dunia.

Kepolisian yang menerima Laporan dari Tim ERP langsung bergegas menuju Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk mengumpulkan bahan keterangan dari saksi-saksi dan orang tua korban, namun dari Hasil Identifkkasi sementara korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.