Depresi Karena Tugas Kuliah, Mahasiswi Asal Kotim Nekat Gantung Diri

oleh -
oleh
Depresi Karena Tugas Kuliah, Mahasiswi Asal Kotim Nekat Gantung Diri 1
TKP mahasiswa gantung diri.

Palangka Raya (Dayak News) – Diduga alami Depresi akibat banyaknya tugas kuliah, seorang mahasiswi disalah satu Universitas Negeri terkenal di Kota Palangka Eaya berinisial SHA (19) ini nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Korban ditemukan tewas gantung diri oleh sepupunya sendiri berinisial AS (27) di belakang Kostnya di bilangan Jalan Bukit Keminting, Kelurahan Palangka pada Selasa (23/01/2024) sekitar Pukul 06.00 WIB.

Depresi Karena Tugas Kuliah, Mahasiswi Asal Kotim Nekat Gantung Diri 2
Korban gantung diri di RSUD Doris Silvanus, Palangka Raya.

Menurut AS, pada Hari Senin (22/01/2024) sore, dirinya mendapatkan telepon dari Ibu Korban di desa Pundu kecamatan Cempaga Hulu dan meminta bantuan kepada dirinya untuk membantu mengerjakan tugas kuliah karena korban tidak memahami dan mengerti.

“Saya datang ke kost sekitar Pukul 21.00 WIB mas, lalu mengerjakan tugas kuliah bersama-sama sampai pukul 01.00 WIB mas.” Jelas AS kepada awak media, saat ditemui diruang Kamboja RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.

Setelah tugas selesai, Korban bersama sepupunya tersebut beristirahat dan terbangun sekitar pukul 05.00 WIB dan pada saat itu, korban terduduk dibelakang kost sambil melamun dan tidak berkata apa-apa.

“Tadi saya sempat melihat ade saya itu melamun, cuma saya ga ada firasat apa-apa awalnya, lalu saya pergi keluar dari kost untuk memanaskan mobil.” Ucapnya.

Kemudian, tidak berselang lama dirinya masuk ke dalam kost sambil memanggil korban, namun karena saat dipanggil korban tidak menjawab membuat Sepupunya tersebut merasa curiga dan segera mencari korban dibagian belakang kost dan saat masuk kebagian belakang, melihat korban sudah tergantung tali pramuka warna putih.

“Saya kaget pas masuk, liat ade saya sudah dalam posisi tergantung, saya langsung cepat-cepat menurunkan bersama tetangga kost yang lain dan membawa ade saya ke Rumah sakit, kalau keluhan dia selama ini masalah perkuliahan” Ungkapnya.

BACA JUGA :  CEGAH BANJIR DITENGAH PERKOTAAN, BPBD SIGAP LAKUKAN NORMALISASI DRAINASE

Sementara itu, mendapatkan laporan adanya korban gantung diri, piket fungsi SPKT Polsek Pahandut bersama SPKT Polresta Palangka Raya, Tim Inafis dan tim ERP segera menuju IGD RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk melihat keadaan korban dan melaksakan Pengumpulan Bahan keterangan dari saksi.

“Korban dinyatakan meninggal dunia mas, tadi sempat mendapatkan penanganan medis, namun takdir berkata lain dan korban menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 08.00 WIB.” Ungkap Kapolsek Pahandut, Kompol Volvy Apriana.

Dilanjutkan Kompol Volvy Apriana, korban setelah dinyatakan meninggal dunia langsung dibawa menuju ruang kamboja untuk dilakukan Visum et Repertum, sementara piket fungsi dan tim Inafis melakukan olah TKP di kamar kost korban yang berada di Jalan bukit Keminting.

“Ini kita olah tkp dulu kelokasi, nanti setelah olah tkp baru dilanjutkan visum et repertum oleh dokter ahli forensiknya. Mohon bersabar ya teman-teman.” Tutup Kompol Volvy Apriana. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.