DITINGGAL PACAR TANPA KEJELASAN, SEORANG PEMUDA NEKAT COBA LONCAT DARI JEMBATAN KAHAYAN

oleh -50 views
DITINGGAL PACAR TANPA KEJELASAN, SEORANG PEMUDA NEKAT COBA LONCAT DARI JEMBATAN KAHAYAN 1
Lantaran ditinggal pacar atau kekasih hati tanpa kejelasan membuat seorang pemuda nekat berpikir untuk mengakhiri hidupnya lompat dari jembatan, Jumat (23/04) Dinihari sekitar Pukul 00.15 WIB.

Palangka Raya (Dayak News) – Mungkin ini yang namanya kesetian namun dikhianati, seperti itulah yang dialami dan dirasakan Pemuda berusia 25 Tahun berinisal A warga Jalan Rinjani Kota Palangka Raya.

Lantaran ditinggal pacar atau kekasih hati tanpa kejelasan membuatnya nekat berpikir untuk mengakhiri hidupnya, Jumat (23/04) Dinihari sekitar Pukul 00.15 WIB.

“Saya tadi kebetulan melintas melihat korban naik pagar pembatas dan saya langsung turun dari motor untuk berbicara dengan yang bersangkutan namun tidak digubris dan akhirnya saya minta bantuan personil satlantas yang piket pos bundaran,” Ungkap Purnomo, Anggota Ditresnarkoba yang sedang lewat diatas jembatan.

Aksi Nekat ingin mengakhiri hidup Pemuda gempal tersebut dilakukan diatas Jembatan Kahayan dengan menaiki pagar pembatas dan duduk dipinggir besi tuas penyambung besi.

Mendapatkan Informasi dari Masyarakat, Tim Emergency Response langsung melakukan kordinasi dengan Unit SAR Direktorat Samapta Polda Kalteng dan Badan Pencarian dan Pertolongan Provinsi Kalimantan Tengah dan langsung menuju ke Atas Jembatan Kahayan untuk melakukan Penyelamatan.

“Dinihari ini kita turunkan unit SAR Samapta Polda Kalteng dan Tim dari Basarnas Palangka Raya untuk penanganan penyelamatan korban, kita berupaya maksimal agar korban tidak berontak dan jatuh kesungai,” Ungkap Wadir Samapta, AKBP Timbul Rein Krisman Siregar yang langsung memimpin Evakuasi penyelamatan Korban.

Sementara itu, setelah kurang lebih 2 jam dilakukan Negosiasi dengan korban dan masih belum menemukan titik temu, akhirnya sekitar pukul 02.15 WIB tim melakukan Evakuasi Darurat agar korban bisa diangkat ke tengah jembatan kembali.

“Puji Tuhan, Setelah melewati negosiasi panjang akhirnya kita putuskan untuk evakuasi korban secara cepat karena melihat kondisi korban yang sudah mulai terombang ambing dan diperkirakan akan membahayakan diri korban sendiri jika sampai terjatuh ke sungai,” Tegas Timbul.

Sementara itu, korban yang masih dalam kondisi lemah setelah dievakuasi dibawa pulang kembali oleh pihak keluarga kerumahnya didampingi oleh Anggota SPKT Polresta Palangka Raya. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *