DOKUMEN TAK JELAS, ROMBONGAN PEKERJA ASAL JAWA DITOLAK MASUK KALTENG

oleh -42 views
DOKUMEN TAK JELAS, ROMBONGAN PEKERJA ASAL JAWA DITOLAK MASUK KALTENG 1

Palangka Raya, 5/6/2020 (Dayak News). Petugas pos lintas batas (Libas) Kecamatan Sebangau kembali pasang taring terhadap kendaraan berplat Non KH atau plat kendaraan diluar Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang ingin masuk Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (5/6/2020) sore.

Kali ini tim Libas yang dikomandani Kadis Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan menyetop sebuah bus besar bernopol S7395 UN yang membawa sekitar 30 orang penumpang bus asal Pulau jawa yang informasi awalnya ingin bekerja.

Dari informasi yang dihimpun, kedatangan 30 orang penumpang dalam 1 rombongan bus tersebut sengaja didatangkan dari Jawa oleh salah satu perusahaan yaitu PT Wijaya Karya Bangunan Gedung yang beralamat di Jalan DI Panjaitan, Jakarta dan akan bekerja di Palangka Raya.

Kepala Penanggung Jawab Pos Libas Kecamatan Sebangau yang juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan yang dikonfirmasi awak media langsung membenarkan hal tersebut

“Ya betul mas, sore ini tadi kita sempat memberhentikan sebuah bus besar berpenumpang 30 orang dari Bandar Udara Banjarmasin dengan tujuan Palangka Raya,” ungkap Alman.

Pada saat kita periksa, ditambahkan Alman kelengkapannya baik dokumen dan surat penyerta lainnya tidak bisa ditunjukan oleh pembawa rombongan bahkan saat ditanya kepada Penanggung Jawab Kantor Cabang PT Wijaya Karya Bangunan Gedung yang berada di Jalan Nyai Undang No.21 via telepon tidak bisa memperbuktikan kelengkapan Administrasi berupa surat penting sesuai persyaratan dari pemerintah.

” Gak bisa mereka tunjukan surat-surat penting lainnya, semua surat tidak ada yang memenuhi ketentuan yang sudah dibuat oleh Pemerintah terkhususnya dimasa pandemi covid-19 seperti saat ini,”tandas Alman.

Alman yang langsung turun lapangan memerintahkan agar bus putar arah kembali ke Banjarmasin karena dokumen yang ditunjukkan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Intinya kita akan jaga kota Palangja Raya, agar bisa segera terbebas dari Virus Corona, salah satu caranya akan kita pertegas seperti saat ini,”pungkasnya. (AJN/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *