GENJOT ANAK DIBAWAH UMUR SEBANYAK 13 KALI, KULI BANGUNAN INI DIPOLISIKAN OLEH ORANG TUA KORBANNYA

oleh -
oleh
GENJOT ANAK DIBAWAH UMUR SEBANYAK 13 KALI, KULI BANGUNAN INI DIPOLISIKAN OLEH ORANG TUA KORBANNYA 1
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa saat Press Release, Senin (27/03/2023) siang.

Palangka Raya (Dayak News) – Mengaku suka sama suka dan merupakan sepasang kekasih, membuat seorang pria Berinisial FS ini tega menggenjot seorang anak gadis yang masih dibawah umur sebanyak 13 kali hingga akhirnya kini berbadan dua dengan usia 4 bulan.

Kejadian yang terjadi di Wilayah Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya ini terbongkar setelah kedua orang tua anak gadis tersebut curiga dan akhirnya mengungkapkan tabir yang selama ini disembunyikan anak gadisnya dengan menggerebek rumah mereka disaksikan ketua rt setempat.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa saat Press Release, Senin (27/03/2023) siang mengungkapkan kejadian berawal pada Jumat 25 Maret 2023 lalu, pria yang masih berusia 20 tahun tersebut tengah berduaan bersama korban berusia 15 tahun di sebuah rumah di Kecamatan Pahandut.

“Jadi rumah itu sebenarnya adalah milik orang tua korban yang memang tidak ditempati. Tetapi aksi keduanya ini ketahuan dan orang tua bersama pengurus wilayah yakni ketua RT menggerebek keduanya,” katanya.

GENJOT ANAK DIBAWAH UMUR SEBANYAK 13 KALI, KULI BANGUNAN INI DIPOLISIKAN OLEH ORANG TUA KORBANNYA 2

Berdasarkan keterangan pelaku, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai kuli bangunan ini mengaku jika hubungannya dengan korban yakni sepasang kekasih.

Bahkan, pelaku juga mengaku jika perbuatan rudapaksa tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka. “Namun orang tua korban tidak terima dan melaporkan ke kami untuk diproses lebih lanjut,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan UU Nomor 17 Tahun 2016, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara atau denda Rp 5 miliar.

Saat ini pun pelaku telah diamankan di sel tahanan Mapolresta Palangka Raya, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Pihak Penyidik dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Palangka Raya. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.