Hingga Akhir Oktober 2023, 641 Kejadian Karhutla Terjadi di Kota Palangka Raya

oleh -
oleh
Plt Kalaksa BPBD kota Palangka Raya, Berlianto Binti.
Plt Kalaksa BPBD kota Palangka Raya, Berlianto Binti.

Palangka Raya (Dayak News) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palangka Raya melalui Pusat Pengendalian Operasi mencatat Himgga Akhir Bulan Oktober 2023 masih terdapat Kebakaran Hutan dan lahan yang terjadi di Kota Palangka Raya.

Saat dikonfirmasi, Plt Kalaksa BPBD kota Palangka Raya, Berlianto Binti menjelaskan bahwa dari Bulan Januari 2023 Hingga akhir bulan Oktober 2023, sedikitnya telah terjadi sebanyak 641 kejadian atau kasus kebakaran hutan dan lahan di Kota Cantik Palangka Raya, Kamis (02/11/2023) Pagi.

Kemudian dirinya pun menambahkan untuk luasan lahan yang terbakar dikota Palangka Raya sendiri seluas 802,18 hektar selama 2023. Bahkan pada Oktober saja, lahan yang terbakar seluas 518,6 hektar dengan 206 kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Berlianto pun juga memaparkan untuk kasus atau kejadian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada 5 Kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya, didominasi pertama yakni kecamatan Jekan Raya.

“Pada Kecamatan Jekan Raya terjadi 318 kasus karhutla, kemudian Sebangau terjadi 226 kejadian karhutla, dan Pahandut terjadi 92 kasus karhutla,” paparnya.

Kemudian pada Kecamatan Bukit Batu sebanyak 6 kejadian karhutla dan Rakumpit masih nol kasus karhutla hingga saat ini.

Dalam kesempatan ini, Berlianto tetap menghimbau kepada masyarakat kota Cantik Palangka Raya untuk tetap sadar tidak membakar lahan apalagi dengan kedalaman gambutnya tebal.

“Meskipun sekarang sudah masuk musim peralihan, curah hujan sudah sangat meningkat khususnya dikota Palangka Raya, saya tetap menghimbau stop bakar hutan dan lahan.” Tutupnya. (AJn)

BACA JUGA :  GUBERNUR SUGIANTO: MARI CIPTAKAN KEHARMONISAN, MENATAP KALTENG BERMARTABAT DAN MAJU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.