MANFAATKAN SITUASI PENYEKATAN ANTAR PROVINSI, NAKES ASAL BANJARMASIN JUAL SURAT RAPID ANTIGEN PALSU

oleh -84 views
MANFAATKAN SITUASI PENYEKATAN ANTAR PROVINSI, NAKES ASAL BANJARMASIN JUAL SURAT RAPID ANTIGEN PALSU 1
Barang Bukti yang berhasil diamankan Petugas Gabungan Pos Penyekatan Disalah Satu Rumah Makan Kandangan dimana Praktek Ilegal Jual Surat Rapid Antigen berlangsung. (Foto : Ist/HumasPoldaKalteng)

Palangka Raya (Dayak News) – Tim Kepolisian Gabungan dari pos penyekatan Lintas Provinsi yang berada di diJalan Trans Kalimantan Km 12 Desa Anjir Serapat Timur, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kuala Kapuas berhasil membongkar praktek Penjualan Surat Rapid Antigen Palsu, Kamis (05/05) Malam.

“Dari seorang pengendara sepeda motor yang berhasil kita amankan karena membawa surat rapid antigen palsu, tim kita berhasil amankan 3 orang pembuat surat rapid antigen palsu yang membuat surat rapid antigen tidak jauh dari pos penyekatan,” ungkap Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Kombes Pol Eko Saputro.

Petugas Pos Lintas Batas Penyekatan Antar Provinsi awalnya tidak curiga dengan surat yang dibawa seorang pengendara sepeda motor, namun saat diperiksa secara seksama barulah diketahui surat yang dibawa pengendara tersebut palsu dan digunakan untuk mengelabui petugas lintas batas.

“Dari situlah petugas mencari petunjuk dan mendapati praktek surat antigen palsu dilakukan disebuah warung ketupat kandangan Tidak jauh dari pos penyekatan lintas batas dan saat itu anggota langsung menangkap tangan mereka yang sedang melakukan Rapid Antigen terhadap pengendara yaitu sopir truck.” Jelas Kabid Humas Lanjut.

Dari aksi ketiga pelaku, Kepolisian mengamankan 1 unit laptop beserta printernya, file surat Rapid Antigen Asli untuk membuat Surat Rapid Antigen Palsu, 1 lembar surat rapid antigen asli, 5 lembar surat antigen rekayasa atau palsu, uqng tunai 1.7 juta rupiah, stempel Klinik Asy-Syaafi, 9 buah alat Antigen Bekas, 40 buah alat antigen Baru, serta 1 unit mobil sebagai sarana prasarana pelaku.

Sementara itu, ketiga pelaku yang bernama Sehan (39) yang berprofesi sebagai tenaga medis asal Banjarmasin, Rijali (30) warga banjarmasin yang berprofesi sebagai Tenaga medis dan Berli (26) seorang pengemudi ojek online telah diamankan oleh Kepolisian melalui Satreskrim Polres Kapuas Kabupaten Kuala Kapuas.

“Pelaku kita amankan dan saat ini masih dalam proses penyidikan oleh Anggota Satreskrim Polres Kapuas, dan nanti akan kita Update selanjutnya untuk perkembangannya,” Pungkas Eko. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.