ODGJ MENGAMUK TIDAK JELAS, MEMBUAT WARGA G.OBOS 24 RESAH DAN KETAKUTAN

oleh -
ODGJ MENGAMUK TIDAK JELAS, MEMBUAT WARGA G.OBOS 24 RESAH DAN KETAKUTAN 1
Seorang Penderita gangguan kejiwaan (ODGJ) berjenis kelamin perempuan, minggu (26/02/2023) Malam Sekitar Pukul 21.00 WIB membuat keonaran dan keributan sehingga membuat warga yang bermukim dijalan G.obos 24 Ujung Kelurahan Menteng Ketakutan dan Resah.

Palangka Raya (Dayak News) – Seorang Penderita gangguan kejiwaan (ODGJ) berjenis kelamin perempuan, minggu (26/02/2023) Malam Sekitar Pukul 21.00 WIB membuat keonaran dan keributan sehingga membuat warga yang bermukim dijalan G.obos 24 Ujung Kelurahan Menteng Ketakutan dan Resah.

Merespon laporan tersebut, Unit SPKT Polsek Pahandut yang menerima Laporan pengaduan dari masyarakat bersama Tim Emergency Response Palangka Raya langsung berupaya mendatangi lokasi kejadian.

Sesampainya dilokasi Kejadian, ternyata penderita gangguan kejiwaan tersebut sedang duduk disebuah rumah kayu milik warga yang berjarak sekitar 500 meter dari badan jalan dan dengan sigap personil Polsek Pahandut dan juga anggota tim ERP mendatangi penderita gangguan kejiwaan tersebut dan melakukan mediasi.

Namun, perjalanan mediasi terhambat karena penderita gangguan kejiwaan tersebut merasa terusik dengan kedatangan petugas gabungan dan sempat marah.

“Kada mau aku bukah, aku orang martapura, ini rumahku, abu bakar tolong, heri tolong, rendy tolong, abah tolongi ulun, nabi tolong aku, banyak orang jahat handak maanu aku.” Ujarnya dihadapan Petugas.

Karena kondisi yang kurang kondusif, akhirnya niat anggota kepolisian dan tim ERP untuk mengevakuasi Penderita gangguan jiwa tersebut kerumah sakit Jiwa Kalawa Atei batal dilaksanakan karena kondisi penderita tersebut sedang kambuh yang bisa saja terjadi hal yang tidak diinginkan dari pihak petugas gabungan.

“Besok pagi (hari ini) kami kondisikan dengan pihak dinsos serta kelurahan menteng untuk evakuasi odgj ini ke rumah sakit jiwa sesuai prosedur dari pemerintahan.” Ucap Aipda Andri Kamis.

Sementara itu, Indu Nia pemilik rumah yang ditempati Penderita gangguan Kejiwaan tersebut mengungkapkan bahwa warga disekitar lokasi tidak ada yang mengenali wanita penderita gangguan kejiwaan tersebut, dan sudah sejak pagi Minggu (26/02/2023) ada berkeliaran di lokasi mereka.

“Tadi sore sebelum kami tinggal untuk kebaktian, dia (odgj) itu sempat menghambur warung didepan itu dan habis makanan diwarung mereka diacak-acak, kami kaget pas balik dari kebaktian dia sudah duduk bertapa didepan teras rumah kami.” Ucap Indu Nia.

Akibat kejadian ini, Pemilik rumah terpaksa mengungsi untuk sementara kerumah keluarganya yang tidak jauh dari lokasi tersebut. “Mau ga mau am kami mengungsi dulu, takut juga saya, karena cuma berdua dengan suami.” Pungkasnya. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.