Office Boy Ditemukan Tewas Tengkurap Diruang Tengah Gerai IM3

oleh -
oleh
Office Boy Ditemukan Tewas Tengkurap Diruang Tengah Gerai IM3 3

Palangka Raya (Dayak News) – Seorang Pria berinisial AEC (57) ditemukan tidak Bernyawa dengan kondisi tengkurap dan mengeluarkan darah dari bagian mukanya di Bagian ruang tengah gerai IM3 atau kantor tempatnya bekerja jalan G.obos Induk Nomor 348 Kelurahan Menteng, Senin (06/05/2024) Pagi.

Korban yang bekerja sebagai staf kantor bagian kebersihan dan Penjaga Malam tersebut, diketahui meninggal dunia setelah pihak kantornya membuka pintu kantor, karena merasa curiga pintu kantor tidak dibuka dan terkunci dari dalam.

Office Boy Ditemukan Tewas Tengkurap Diruang Tengah Gerai IM3 4

“Jam masuk kerja seperti biasa mas, jam 08.00 WIB, cuma tadi kita belum bisa masuk karena masih terkunci, kita coba telepon ga ada Respon masnya (korban),” terang Santo salah satu Karyawan gerai.

Kemudian, karena tidak ada respon akhirnya salah satu karyawan menghubungi karyawan yang memegang kunci cadangan pintu dan sekaligus mencari keberadaan korban yang tidak bisa dihubungi.

“Saat pintu terbuka, dan kita masuk kedalam, kita semua kaget melihat masnya dalam posisii tengkurap dan ada keluar darah dari mulutnya. Masih pakai baju OB juga yang dipakai hari sabtu.” Ucap Gathut, Rekan Kerja Korban.

Kapolsek Pahandut, Kompol Volvy Apriana membenarkan bahwa korban ini merupaka pegawai setempat dan berstatus sebagai OB. Hal itu jiga dikuatkan dengan pakaian yang dikenakam korban pada saat pertama kali ditemukan.

“Diperkirakan korban ini telah meninggal dunia sejak hari Minggu pagi kemarin. Pasalnya pada saat ditemukan itu, kondisi korban masih menggunakan pakaian kerja di hari Sabtu. Korban ini sehari-harinya berprofesi sebagai Office Boy (OB),” katanya di lokasi kejadian.

Lanjut perwira polisi dengan satu bunga melati emas di pundaknya itu, saat ditemukan tubuh korban juga sudah mengalami perubahaan fisik dan kondisinya mengeluarkan bau aroma tidak sedap. Selanjutnya korban dibawa ke Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus guna dilakukan visum et repertum oleh Tim Relawan Emergency Response Palangka Raya.

BACA JUGA :  SOSOK YANG RAMAH DAN PANDAI BERGAUL, MEMBUAT WARGA SEKITAR LOKASI KAGET ATAS KEMATIAN SABAM

“Sejauh ini dari awal mengevakuasi korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasadnya. Dugaan awal karena sakit. Pasalnya sering medical check up seperti diabetes dan lain-lainnya,” tukasnya. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.