PENJUAL IKAN CUPANG TEWAS DITIKAM USAI PULANG BERJUALAN

oleh -
PENJUAL IKAN CUPANG TEWAS DITIKAM USAI PULANG BERJUALAN 1
foto ilustrasi (ist)

Palangka Raya (Dayak News) – Peristiwa berdarah kembali terjadi dikota Palangka Raya, Kamis (12/01/2023) Dinihari sekitar Pukul 00.15 WIB di Jalan Seth Adji Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut kota Palangka Raya.

Seorang pria berinisial MS (30) harus meregang nyawa setelah mendapat tusukan benda tajam dari seorang pria yang diduga merupakan rekan sesama pedagang usai pulang dari tempat berjualan didaerah Jalan G.obos Palangka Raya.

PENJUAL IKAN CUPANG TEWAS DITIKAM USAI PULANG BERJUALAN 2

Informasi yang dihimpun dari rekan korban berinisial MH (19) yang juga turut menjadi korban penusukan mengungkapkan saat itu mereka baru saja pulang dari tempat jualan sekitar pukul 23.30 WIB secara berboncengan.

Saat jalan pulang Lanjut korban MH, kemungkinan orang tersebut mengikuti mereka pulang dan sesampainya di Seberang SMP Negeri 6 Palangka Raya Jalan Seth Adji dirinya dan korban MS langsung diserang oleh orang tersebut dengan membabi buta dan pelaku pun kabur setelah dirinya berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Abai, Seorang saksi dilokasi kejadian mengungkapkan terkejut saat mendengar teriakan minta tolong dari korban yang saat itu sudah bersimbah darah dan berada diatas penutup parit.

“Saya tiba korban sudah minta tolong, kemudia saya meminta bantuan masyarakat dan unit ambulans untuk mengevakuasi korban yang sudah terluka parah itu,” ungkap Abai saat di bincangi di tempat kejadian, Rabu 12 Januari 2023 dini hari.

PENJUAL IKAN CUPANG TEWAS DITIKAM USAI PULANG BERJUALAN 3

Dijumpai di Rumah Sakit Bhayangkara juga, Kakak Korban Berinisial IS (44) mengaku terkejut dengan kejadian yang menimpa adiknya yang kesehariannya berjualan Ikan Cupang keliling dan sering mangkal di Jalan Lawu Palangka Raya.

“Kaget saya mas, saat lagi tidur terima pesan Whatsapp kalau adik saya terluka ditusuk orang didepan rumah barakan kami, saya tadi langsung bergegas berangkat ke rumah sakit bhayangkara saja melihat kondisi adik saya.” Jelasnya Kepada Dayaknews.com

Menurutnya, selama ini adiknya selalu berperangai yang baik, murah senyum dan sapa dengan siapa saja, dan dketahuinya tidak mempunyai musuh diluaran.

Sementara itu, setelah mendapatkan perawatan medis di IGD Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalteng, Korban MS (30) menghembuskan nafas terakhirnya akibat luka tusukan yang cukup parah.

Hingga berita ini selesai ketik dan tayang, belum ada steatment resmi dari Kepolisian terkait tindak pidana Penganiayaan dengan pemberatan ini, dan Pihak Kepolisian masih melakukan Penyelidikan terkait kasus ini. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.