Seorang Anggota KPPS Dilaporkan Meninggal Dunia Usai Pemilu 2024, 6 Orang Alami Kecelakaan dan 4 Orang Rawat Inap

oleh -
oleh
Seorang Anggota KPPS Dilaporkan Meninggal Dunia Usai Pemilu 2024, 6 Orang Alami Kecelakaan dan 4 Orang Rawat Inap 1
Harmain

Palangka Raya (Dayak News) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan ada sebanyak satu orang petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara yang meninggal dunia selama pemungutan suara Pemilihan Umum berlangsung di Provinsi Kalimantan Tengah

Tidak sampai disitu, dari data KPU Kalteng, ada sebanyak enam orang anggota KPPS juga terdata mengalami kecelakaan dan empat orang rawat inap setelah berlangsung proses pemilu 2024 di Kalimantan Tengah ini.

Informasi tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Koordinator Divisi Sosialisasi Parmas Sumber Daya Manusia, Harmain kepada sejumlah awak media, belum lama ini.

Harmain menjelaskan bahwa total badan adhoc KPU yang telah dinyatakan meninggal dunia ada sebanyak 1 orang setelah berlangsungnya pemilu pada 14 Februari 2024 di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Dari data dan informaai yang kita terima, Total ada satu orang secara keseluruhan anggota KPPS yang telah dinyatakan meninggal dunia setelah 14 Februari 2024,” tutur Harmain.

Sementara itu, menurut Harmain, petugas yang kecelakaan berjumlah enam orang dan empat orang rawat inap di rumah sakit.

“Untuk yang meninggal dunia atas nama Almarhum bapak Ahmad Zain, anggota KPPS TPS 62 yang terletak di wilayah kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya,” terang Harmain.

Komisioner KPU tersebut pun menuturkan untuk korban kecelakaan, sakit hingga meninggal dunia akan diberikan santunan bagi penyelenggara ad hoc pemilu 2024.

Hal tersebut sudah diatur berdasarkan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022 dan secara teknis diatur dalam Keputusan KPU Nomor 59 Tahun 2023.

“Santunan untuk badan ad hock yang meninggal dunia akan diberikan santunan kematian sebanyak Rp36.000.000,” jelas Harmain.

BACA JUGA :  KEMATIAN PEMILIK TOKO SEMBAKO DIJALAN PIRANHA DIDUGA KUAT KARENA SAKIT

Tambah Harmain, sedangkan untuk KPPS yang kecelakaan dan rawat inap, akan mendapatkan santunan sesuai dengan ketentuan Keputusan KPU Nomor 59 Tahun 2023. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.