SEPEKAN PASAR RAMADAN, BPOM PALANGKA RAYA TEMUKAN MAKANAN MENGANDUNG ZAT KIMIA BERBAHAYA

oleh -
SEPEKAN PASAR RAMADAN, BPOM PALANGKA RAYA TEMUKAN MAKANAN MENGANDUNG ZAT KIMIA BERBAHAYA 1

Palangka Raya (Dayak News) – Sepekan berdirinya Pasar wadai dikota Palangka Raya, kantor Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Palangkaraya telah melakukan uji sampel tarhadap puluhan makanan dan minuman yang dijual di Pasar Wadai Ramadan yang tersebar di 8 lokasi yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Dari hasil uji sampel yang telah dilakukan, Balai BPOM Palangka Raya menemukan adanya makanan berupa kerupuk yang diidentifikasi terkontaminasi positif boraks, yakni salah satu bahan tambahan yang dilarang pada makanan dan minuman.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BBPOM di Palangkaraya, Drs. Safriansyah Apt, M.Kes, ketika dikonfirmasi awak media beberapa waktu lalu.

Menurut Safriansyah, Dari hasil uji sampling pada saat pembukaan pasar takjil ramadhan di 8 titik dengan jumlah sampel sebanyak 80 sampel, terdapat 1 sampel jenis makanan berupa kerupuk yang teridentifikasi positif zat kimia boraks.

SEPEKAN PASAR RAMADAN, BPOM PALANGKA RAYA TEMUKAN MAKANAN MENGANDUNG ZAT KIMIA BERBAHAYA 2

Safriansyah membeberkan, jajanan kerupuk yang dimaksud merupakan makanan ringan yang cukup familiar di masyarakat, biasanya disebut sebagai kerupuk gandum dimana Kerupuk mengandung boraks ini ditemukan di Pasar Wadai Ramadhan yang dikelola oleh Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Langkai atau Pasar Wadai di yang berada dijalan Ais Nasution tepatnya diseberang SMA Negeri 1 Palangka Raya kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut.

Disebutkan Safriansyah Juga bahwa jajanan kerupuk tersebut hanya dititipkan ke pedagang takjil di Pasar Wadai Ramadhan, bukan hasil olahan atau buatan dari pedagang tersebut.

“Insya Allah kami akan Menindaklanjuti hal ini, kami juga akan mengumpulkan informasi dan menelusuri pemasok maupun produsen kerupuk mengandung boraks itu. Selanjutnya akan kami akan diberikan peringatan dan pembinaan terlebih dulu.” Katanya.

Lanjutnya Juga, bahwa dari Pihak Balai BPOM pun telah mengingatkan para pedagang agar lain kali tidak menerima titipan penjualan kerupuk mengandung boraks lagi.

Dalam kesempatan ini juga, Safriansyah selaku Kepala Balai BPOM telah mengungkapkan temuan ini kepada dinas Terkait yakni Dinas Perdagangan, UKM, Koperasi dan Perindustrian untuk dilaporkan kepada Walikota Palangka Raya terkait hasil temuan mereka dan bersama -sama melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual di Pasar Wadai Ramadan. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.