TAHAP KEDUA, PUSKESMAS BUKIT HINDU KEMBALI LAKUKAN FOGGING. FOKUS BUNUH NYAMUK DEWASA

oleh -
oleh
TAHAP KEDUA, PUSKESMAS BUKIT HINDU KEMBALI LAKUKAN FOGGING. FOKUS BUNUH NYAMUK DEWASA 1
Puskesmas Bukit Hindu kembali lakukan Fogging atau pengasapan kedua untuk masyarakat di Jalan Batusuli VII.

Palangka Raya (Dayak News) – Puskesmas Bukit Hindu kembali lakukan Fogging atau pengasapan kedua untuk masyarakat di Jalan Batusuli VII kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya pasca ditemukannya 2 kasus Demam Berdarah Dengue di wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

pelaksanaan Fogging atau pengasapan kedua ini dilaksanakan untuk membunuh Nyamuk dewasa yang sudah mulai berkembang.

“kewaspadaan terhadap nyamuk penular penyakit Demam Berdarah Dengue yakni nyamuk Aedes aegypti senantiasa ditingkatkan, guna memutus mata rantai kembang biak nyamuk.” Ungkap dr. Hellyana, Kepala Puskesmas Bukit Hindu, Sslasa (04/07/2023) Pagi.

Dijelaskannya, saat ini kota Palangka Raya sedang berada dalam masa Cuaca yang tidak menentu yang sebentar panas sebentar hujan hingga akhirnya akan menyebabkan banyaknya genangan air seperti pada kontainer, selokan, wadah-wadah plastik ataupun kaleng, kulit buah-buahan, lobang pepohonan, tanaman serta beberapa tempat lainnya.

“tentunya menjadi tempat yang sangat disenangi nyamuk Aedes aegypti untuk bersarang dan berkembang biak. Saat cuaca hujan, nyamuk bertelur dan panas membuat telur cepat matang sehingga berkembang lebih cepat. Jadi Hal ini sangat memberi sumbangan bagi bertambahnya korban penyakit yang disebarkan oleh nyamuk tersebut.” Urainya.

Diungkapkan dr. Hellyana Untuk lebih memaksimalkan upaya-upaya penanggulangan merebaknya kasus DBD yang terjadi akhir-akhir ini, dimana diperkirakan akan terus terjadi seiring dengan perubahan cuaca, pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang bahaya demam berdarah dengue dan terus mengupayakan supaya masyarakat bisa menerapkan pola hidup sehat serta melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk dilingkungan sekitar rumahnya.

“Hari ini kita kembali menerjunkan personil terlatih untuk menggunakan ULV. Fogging ini dan petugas menggunakan 3 mesin ULV.” Terangnya.

Diharapkannya, Penyemprotan ini akan mampu membunuh nyamuk dewasa yang ada di luar rumah, namun dibalik itu, pihaknya tetap mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pengasapan ini tidak dapat membunuh jentik nyamuk.

BACA JUGA :  PASUTRI PETANI CABE TEWAS DISAMBAR PICKUP DI PALANGKA RAYA

“Karena itu dimohon kepada seluruh anggota masyarakat atau rumah tangga untuk dapat melakukan pemberantasan sarang secara serentak dan berkelanjutan setidaknya seminggu sekali di rumah dan lingkunganya masing-masing serta di tempat-tempat umum, sehingga setelah fogging massal tersebut selesai dilaksanakan diharapkan tidak akan muncul lagi nyamuk-nyamuk baru yang siap menularkan DBD.” Pungkasnya. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.