TEBAR RACUN PUTAS KEMBALI BERAKSI, WARGA BELIANG DAN BUKIT KEMINTING RESAH

oleh -8 views
TEBAR RACUN PUTAS KEMBALI BERAKSI, WARGA BELIANG DAN BUKIT KEMINTING RESAH 1
Binatang Peliharaan warga yang jadi korban Racun Putas.

Palangka Raya (Dayak News) – Aksi Tebar Racun Putas atau Racun Potasium yang dililitkan ke daging ayam lalu diberi kapas kembali marak terjadi dan dilakukan oleh oknum pencuri hewan yang menyasar hewan peliharaan yaitu anjing.

Namun dalam seminggu ini dikota Palangka Raya terkhususnya warga yang bermukim di Jalan Beliang dan Jalan Bukit Keminting sekitarnya semakin resah, karena aksi tebar racun putas ini sudah semakin beringas, karena racun tidak lagi dilemparkan kepinggiran jalan melainkan kedalam rumah warga yang ada pagarnya bahkan digembok.

Hal ini dialami oleh Riance Ria (35) warga Jalan Bukit Pqlangka, Bukit Keminting ini menjadi korban dimana 1 ekor anjingnya dan 1 indukan kucing yang baru saja melahirkan mati secara misterius.

“Awalnya saya kira mati karena virus penyakit ternyata pas saya cari tau saya temukan benda mencurigakan yaitu Daging ayam yang dililitkan dibenang hitam dikasih kapas di teras rumah, padahal anjing sama kucing saya tidak pernah keluar dari halaman rumah karena ada pagar dan dikunci terus.” Ungkap Riance.

bukan hanya Riance yang jadi korban dari ketegaan pelaku peracun hewan tersebut, Dimas (29) warga beliang pun kehilangan 1 hewan peliharaannya dan 1 nya sempat tertolong setelah diberikan susu.

“Dalam waktu bersamaan mas, anjing saya satu ga sempat saya selamatkan, yang satunya sempat saya kasih minum susu murni,” ucap Dimas.

Kejadian yang terjadi dilingkungan perumahan dan dalam kondisi hewan berada dilingkungan rumah tanpa keluar dari pagar membuat pertanyaan besar dari para pemilik Anabul kaki empat tersebut, apakah memang ini modus pencurian atau memang ingin membunuh hewan peliharaan warga untuk melancarkan aksi lain.?

Kedua warga ini mewakili para pemilik anabul lain yang sudah jadi korban berharap adanya peran aktif kepolisian untuk bisa melaksanakan Patroli rutin kedaerah-daerah yang dianggap rawan kejahatan, sehingga masyarakat bisa lebih aman saat hadirnya kepolisian dilingkungan mereka. (AJn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.