WALIKOTA TINDAK TEGAS APOTIK YANG MENIMBUN MASKER

oleh -
WALIKOTA TINDAK TEGAS APOTIK YANG MENIMBUN MASKER 1
Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin

Palangka Raya, 8/3/2020 (Dayak News). Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin bersuara lantang akan menindak tegas apabila kedepannya kepolisian mendapati apotik dan toko obat yang menimbun masker dan produk kesehatan seperti hand sanitizer serta cairan antiseptik terkait langkanya dan hilangnya masker diseluruh apotik dan toko obat yang ada dikota Palangka Raya.

Selain menjalani proses hukum dari kepolisian bagi pemilik apotik yang dengan sengaja menimbun masker dan produk kesehatan, dari Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan akan mencabut izin praktek kepada apotekernya dan juga Izin penjualan di apotik serta toko obat jika hal tersebut terbukti.

“Akan saya tindak tegas pokoknya, sudah tau lagi kesusahan seperti ini mau bermain cari keuntungan,” tutur Fairid.

Ditambahkan Walikota termuda di Indonesia ini, tim pemantau dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya yang diketuai Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya sudah melakukan monitoring kesejumlah apotik dan toko obat terkait kelangkaan masker dan produk kesehatan lainnya namun belum ditemukan adanya penimbunan secara besar-besaran bahkan dari pemilik apotik dan toko obat yang ada dikota Palangka Raya menginformasikan jikalau kelangkaan masker akibat tidak adanya pasokan kiriman dari distributor yang ada di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Melalui Kesempatan ini, Fairid mengharapkan agar masyarakat jangan panik dan latah ikut melakukan pemborongan barang-barang seperti yang terjadi dibeberapa daerah di Indonesia karena hal tersebut bisa lebih memicu krisis sedangkan dii wilayah Kota Palangka Raya sendiri belum ada ditemukan masyarakat yang terkena sakit akibat virus covid-19 atau virus corona.

“Yang pasti jangan latah dulu, A
alhamdullilah sampai sekarang Palangka Raya masih aman, tidak ada yang terjangkit dan terpapar virus corona, mohon kerjasamanya agar kita selalu dalam lindungan Tuhan, ungkap Fairid.

Sementara itu, hingga Sabtu (7/3/2020) petang, dibeberapa apotik dan toko obat yang sempat menempelkan stok masker habis kini mulai berjualan masker meski dengan syarat 1 orang warga masyarakat tak boleh membeli lebih dari 1 kotak masker atau pembeliannya mulai dibatasi agar masyarakat Kota Palangka Raya lainnya yang ingin membeli masker bisa mendapatkan masker juga. (AJN/BBU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.