PENSIUNAN POLISI BANGUN RUMAH TAHFIZ QUR’AN DI BUNTOK

oleh -605 views

Oleh : Rendy Salam

Rendy Salam

Sungguh sangat berhati mulia seorang pensiunan anggota Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) dengan berpangkat IPDA yang bernama H. Suhaimi yang mempunyai inisiatif untuk mendirikan Rumah Tahfiz Al-Qur’an Yayasan Hidayatul Muhibbin Buntok, Kabupaten Barsel.

Pendiri Rumah Tahfiz ini juga pernah menjabat sebagai Wakapolsek Buntok Kota serta dikenal dengan hidup bersahaja, hal ini yang membuat perbincangan hangat ditengah masyarakat Buntok, karena inisiatifnya dan hati mulianya untuk mendirikan rumah tahfiz bagi anak-anak, dewasa dan ibu-ibu serta juga bagi para muallaf yang baru saja memeluk agama islam.

Berdirinya rumah tahfiz ini dari tahun 2014 semasa dirinya masih aktif jadi anggota kepolisian republik indonesia (Polri), mempunyai niat untuk membangun rumah tahfiz.Dirinya mulai menabung dan menyisihkan uang penghasilannya.

“Alhamdullilah berkat Allah SWT, niat serta doa dan dukungan dari istri dan keluarga bisa diwujudkan, “kata H. Suhaimi, saat diwawancarai dayaknews.com, di rumah tahfiz, Rabu (27/11).

Dikatakan H Suhaimi program Rumah Tahfiz Qur’an Yayasan Hidayatul Muhibbin ini semata-mata hanya untuk mencari ridho Allah SWT dengan mengajak dan mendidik serta membina para santri dalam memuliakan Al-Qur’an, mengahafal dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dengan adanya program ini mampu memperbaiki diri dan menjadikan akhlak kita seperti Al-Qur’an, serta semoga dengan dibangunnya Rumah Tahfiz ini generasi muda semakin banyak cinta pada Al-Qur’an, semoga pihak-pihak yang membantu mendapatkan pahala yang berlipat dari Allah SWT, “ucapnya.

H. Suhaimi

Rumah Tahfiz Quran Yayasan Hidayatul Muhibbin Buntok ini sekarang menjadi pusat pendidikan Al-Quran bagi anak-anak dan remaja bahkan orang tua dan bagi para muallaf yang baru memeluk agama islam.

BACA JUGA :  DISNAKERTRANS AKAN REALISASIKAN SERTIFIKAT TRANSMIGRASI

“Rumah Tahfiz Qur’an ini didikan menggunkan tanah miliknya sendiri serta sudah menampung santri sebanyak 350 lebih dari anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa, “ujarnya.

Visi rumah Tahfiz Qur’an Yayasan Hidayatul Muhibbin adalah menjadi lembaga pencetak generasi penghafal Al-Qur’an dengan berkepribadian unggul yang bersumber pada nilai-nilai Al-Qur’an.

Misi Rumah Tahfiz Qur’an Yayasan Hidayatul Muhibbin adalah mendorong terbentuknya kepribadian islami luar fisik dan mental serta berwawasan luas dalam bingkai nilai-nilai Al-Qur’an.

Untuk mendukung biaya operasional Rumah Tahfiz Quran Yayasan Hidayatul Muhibbin mendapatkan bantuan dari Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Wakil Gubernur Kalteng dan Bupati Barsel, PT. Adaro Indonesia, serta sumbangan dari para donatur. Dengan nilai bangunan berjumlah 2 miliar rupiah.

“Terimaksih kepada PT. Adaro Indonesia, Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, Bupati Barsel serta para donatur yang tidak bisa disebut satu persatu namanya dengan bantuan saudara-saudara semua bisa membantu pembangunan rumah tahfiz Qur’an, semoga allah selalu membalas kebaikan serta memberikan kesehatan untuk bapak semua, “jelas H. Suhaimi.

Rumah Tahfiz Hidayatul Muhibbin Buntok adalah sebuah program Penghafal Al-Qur’an yg ditunjukan kepada generasi muda dari anak usia 7-12 tahun lebih. Berangkat dari kepedulian akan pendidikan Al-Quran bagi generasi muda dan anak-anak, Rumah Tahfiz Quran ini pun sudah mewisuda belasan santri.

“Alhamdullilah, sekarang sudah mempunyai ustad dan ustadzah berjumlah 22 orang yang mengajar di rumah Tahfiznya, “jelasnya.

Melihat puluhan anak-anak yang rajin mengaji menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya. Apalagi dia mengenang masa sulit dalam mewujudkan pondok tahfiz impiannya ini, rasanya sudah terbayar semua jerih payah yang dilakukannya selama ini. (***)

Penulis adalah wartawan dayaknews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *