Tidak hanya dengan membentangkan spanduk, Polsek Antang Kalang dan Babinsa sebarkan selebaran Maklumat Kapolda dalam upaya sosialisasikan Karhutla

oleh -
Tidak hanya dengan membentangkan spanduk, Polsek Antang Kalang dan Babinsa sebarkan selebaran Maklumat Kapolda dalam upaya sosialisasikan Karhutla 1

KOTIM-Polsek Antang Kalang Jajaran Polres Kotawaringin Timur Polda Kalteng sangat serius melakukan upaya penanganan Karhutla di Wilayah Hukumnya, dengan giat mensosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng tentang larangan dan ancaman hukuman bagi pelaku Karhutla kepada Masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Aipda Teka Jaya dengan didampingi oleh Babinsa Praka Syaiful Amin bertempat di Kantor Desa Mulya Agung, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalteng. Kamis (09/06/2022).

Dalam kunjungannya, Aipda Teka Jaya menyampaikan Maklumat dari Kapolda Kalteng kepada perangkat Desa Mulya Agung yang berisikan larangan untuk membuka hutan dan lahan dengan cara membakar serta menjelaskan ancaman Pidana bagi siapa saja yang melakukan kegiatan membakar hutan dan lahan tersebut yakni ancaman Pidana Penjara maksimal 15 tahun dan denda 15 Milyar Rupiah.

Kapolres Kotim AKBP Sarpani, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Antang Kalang Iptu M. Affandi, S.H., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi kepada masyarakat adalah upaya Kepolisian khususnya Polsek Antang Kalang untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya. Selain dengan mensosialisasikan dengan menggunakan spanduk karhutla, personel juga diperintahkan untuk membagikan selebaran Maklumat Kapolda dengan tujuan masyarakat bisa setiap saat membaca dan memahami maksud sosialisasi tersebut.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa di Wilkum Polsek Antang Kalang memang terdiri dari sebagian besar hutan dan berpotensi dengan kebakaran hutan sehingga Kapolsek meminta personelnya dengan dibantu TNI (Babinsa) untuk tetap giat setiap saat mensosialisasikan masalah Karhutla kepada masyarakat.

Kita tidak mau terulang kembali seperti tahun-tahun sebelumnya dimana Provinsi Kalteng menjadi salah satu penyumbang asap terbesar di Indonesia bahkan dunia, dengan gencarnya kegiatan sosialisasi diharapkan pola pikir masyarakat dalam membuka lahan untuk berkebun dapat berubah dan tidak melakukan pembakaran, tutupnya. (@k_Tk19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.