KEHIDUPAN WARGA BERUBAH OLEH HADIRNYA SAWIT

oleh -8 views
KEHIDUPAN WARGA BERUBAH OLEH HADIRNYA SAWIT 1

Pulang Pisau, 5/10/2020 (Dayak News). Kepala Desa Badirih, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Irvansyah, menceritakan perubahan terjadi atas warga desanya.

Dulu sebelum ada Perusahaan Besar Swasta (PBS) Menteng Kencana Mas dan pabrik pengolahan minyaknya (PKS) Kanamit, dijelaskan Irvansyah, sebagian besar warga bertani padi.

Kini dari 290 kepala keluarga sekitar 80 persennya menjadi buruh di korporasi itu. Pendapatan per KK menurut sang Kades bisa mencapai Rp7 juta per bulan.

Selain itu pendapatan warga juga diperoleh dari tanaman sengon. Terlihat sengon di Badirih bagus tumbuhnya. Hanya saja harga saat ini anjlok. Dulu waktu musim sengon masih baru-baru harga per batang gelondongan diameter 30 cm ke atas bisa Rp300 ribu. Saat ini turun Rp100 ribu saja.

Dana Desa Badirih tahun anggaran 2020 Rp 800 juta – yang digunakan untuk memperkeras jalan-jalan desa, perbaikan gizi ibu hamil dan anak-anak bayi. Sebab agenda penurunan angka stanting dari pemerintah daerah.

Menurut Kades lagi, memang tanggung jawab korporasi ada memberi pula dana CSR setiap tahun seperti memberi bantuan sembako. Sehingga memang ada semacam ikatan tali silaturahmi antara manajemen korporasi dan warga-warga desa-desa di areal produksi.

Terdapat dua kecamatan, Pandih Batu dan Maliku dengan 14 desa termasuk Badirih di mana areal korporasi yang segera bertambah lagi dalam waktu dekat dengan areal PT. Borneo Sawit Gemilang. (CPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *