Indeks Perkembangan Harga (IPH) Seruyan Alami Penurunan

oleh -
Indeks Perkembangan Harga (IPH) Seruyan Alami Penurunan 1
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Seruyan, Adhian Noor. Mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah

Kuala Pembuang (Dayak News) – Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Seruyan pada minggu ke-4 bulan Mei 2024 mengalami penurunan sebesar -1,830. Penurunan ini disebabkan oleh beberapa komoditas utama, di antaranya Cabai Rawit, Telur Ayam Ras, dan Cabai Merah.

Komoditi yang paling berkontribusi terhadap penurunan IPH adalah Cabai Rawit dengan kontribusi sebesar -0,927, disusul oleh Telur Ayam Ras sebesar -0,541, dan Cabai Merah sebesar -0,337.

Penurunan IPH ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Nasional Mingguan Pengendalian Inflasi yang diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Seruyan, Adhian Noor, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Seruyan.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui Zoom Meeting, bertujuan untuk membahas langkah-langkah konkret pengendalian inflasi di daerah, Selasa (4/6/2024).

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari evaluasi rutin yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri, dimana tujuannya adalah mendengarkan arahan dan intervensi dari Pemerintah Pusat terkait inflasi di seluruh daerah di Indonesia.
“Kegiatan ini rutin dilakukan setiap minggunya dalam rangka evaluasi, mendengarkan arahan dan intervensi Pemerintah Pusat terkait inflasi di seluruh daerah di Indonesia,” kata Adhian Noor.

Dengan penurunan IPH ini, pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, serta memperhatikan kondisi pasar untuk komoditas utama yang memengaruhi IPH secara signifikan. (DI)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

BACA JUGA :  JELANG AKHIR PEKAN, POLSUBSEKTOR SERUYAN HILIR TIMUR TETAP SEMANGAT LAKSANAKAN PENGAMANAN VAKSINISASI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.