Kedaluwarsa, Aset Kendaraan Dinas masuk Pembahasan untuk Peremajaan

oleh -
oleh
Kedaluwarsa, Aset Kendaraan Dinas masuk Pembahasan untuk Peremajaan 1
Asisten I Setda Bartim, Panan P Lelu

Tamiang Layang (Dayak News) – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) dan DPRD di wilayah itu menggelar rapat dengar pendapat tertutup terkait aset daerah khususnya mobil dan motor dinas. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Setda Bartim, Panan P Lelu beserta jajaran, Rabu (1/11/2023).

Menurut Asisten I, dalam rapat tertutup untuk umum itu dibahas mengenai penataan aset daerah bergerak atau tidak bergerak. Dalam pembahasan cenderung kepada aset – aset roda empat karena berkaitan umur ekonomis.

“Kendaraan – kendaraan tersebut dikatakan tidak layak karena usianya di atas lima tahun. Selain resiko dijalan bagi pengguna apabila terus dipakai, beban operasional dan pemborosan dalam perawatan,” kata Ari Panan P Lelu, diwawancarai usai kegiatan.

Dia mengatakan, kendaraan dinas roda empat dan dua dengan kategori berumur di atas lima tahun akan masuk peremajaan. Hal itu akan disesuaikan dengan aturan terbaru yaitu, PP Nomor 22/2022.

Lanjutnya, aset – aset dimaksud memiliki nilai ekonomis yang setiap tahun terus menyusut. Sehingga rencananya dihapus melalui lelang.

“Hasil dari lelang akan masuk dalam pendapatan daerah. Kemudian pada tahun 2024 akan dilaksanakan pengadaan baru untuk kendaraan dinas namun disesuaikan dengan keuangan daerah,” ujarnya. Seraya menyampaikan, hasil dari RDP bersama dewan sebelumnya akan dilaporkan kepada pimpinan atau Pj Bupati Bartim untuk ditindaklanjuti.

Mengenai apa saja, jumlah, dan kendaraan yang akan ditata dalam peremajaan, Asisten I Setda Bartim Ari Panan belum bisa merincikan secara detail lantaran urusan itu diserahkan kepada bidang pengelolaan aset di BPKAD.(ani)

BACA JUGA :  KEAKRABAN WARNAI PEMBUBARAN PANITIA KONTINGEN PESPARAWI TINGKAT NASIONAL XIII KABUPATEN BARITO TIMUR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.