BANJIR KATINGAN ROBOHKAN JEMBATAN, RUAS JALAN KABUPATEN DARI TUMBANG KAMAN MENUJU KASONGAN TERSENDAT

oleh -
BANJIR KATINGAN ROBOHKAN JEMBATAN, RUAS JALAN KABUPATEN DARI TUMBANG KAMAN MENUJU KASONGAN TERSENDAT 1
Banjir merendam rumah penduduk di Kabupaten Katingan.

Kasongan, (Dayak News)-Satu buah jembatan yang menghubungkan Desa Kuluk Bali dan Manduing Taheta kecamatan Pulau Malan, dikabarkan ambruk, akibat terjangan banjir, Minggu pagi (22/8). Jembatan semi permanen tersebut hancur tanpa sisa, setelah tanah longsor akibat terkikis banjir.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Katingan, Dr. Ir. Christian Rain, MT melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Tabel, ST, MT jembatan itu dibangun dari dana desa dan terbuat dari beton. “Jembatan itu dibangun dari swadya masyarakat,” ucapnya,” Senin (23/8).

Sebelumnya, kata Tabel, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Katingan telah mealokasikan anggaran untuk membuat kanal banjir yang dilintasi jembatan itu. Tapi pada bagian bawah tak berpondasi, sehingga ketika terkikis banjir menjadi ambruk.

Meskipun jembatan penghubung dua desa itu runtuh, lalu lintas kedua desa masih normal melalui jalan memutar.

“Setelah air surut, secepatnya akan dibangun jembatan kayu klas 1 dengan anggaran berupa perubahan dari pembangunan kanal tersebut,” tandasnya.

BANJIR KATINGAN ROBOHKAN JEMBATAN, RUAS JALAN KABUPATEN DARI TUMBANG KAMAN MENUJU KASONGAN TERSENDAT 2

Sementara data terhimpun dayaknews.com, jalan Kabupaten dari desa Tumbang Kaman menuju Kasongan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Sedangkan Kendaraan roda dua masih bisa melintas dengan menggunakan jasa fery dadakan yang dikelola warga sekitar. Setidaknya ada tiga titik jalan yang parah, satu titik di desa Samba Bakumpai dan dua titik di desa Tumbang Lahang.

Jasa ferry penyeberangan dari Tumbang Kaman menuju Tumbang Manggu berhenti sementara. Luapan air sungai Samba yang semakin meninggi berdampak terhadap jasa penyeberangan itu.

Banjir kali ini cukup besar dibandingkan sebelumnya. Salah satu faktor penyebabnya adalah intesitas curah hujan yang semakin tinggi dalam beberapa hari belakangan.

Setidaknya ada lima kecamatan yang terdampak akibat banjir yang tingginya mencapai pinggang orang dewasa, bahkan dalam beberapa tempat hampir menggelamkan atap rumah warga itu.
Kecamatan tersebut adalah Petak Malai, Sanaman Mantikei, Katingan Tengah dan Kecamatan Marikit.
Pada kecamatan itu, air merendam sebagian rumah warga dan fasilitas umum.

Hingga berita ini diturunkan, air diperkirakan akan terus bertambah. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.