Konfigurasi Empat Pasangan Kandidat di Pilpres 2024 

oleh -
oleh
Konfigurasi Empat Pasangan Kandidat di Pilpres 2024  1
Firdaus (foto/ist)

Oleh : Firdaus, Ketua umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)

SIAPA yang menduga bila setelah Anies – Cak Imin menemukan jalannya di Pilpres 2024, konfigurasi yang terbentuk juga akhirnya berujung pada satu rangkaian komposisi kandidat yang tidak lagi terdiri atas tiga pasangan calon melainkan empat pasangan.

Komposisi itu adalah pertama Anies capres dengan Cak Imin sebagai cawapres, kedua Sandiaga Uno – Agus Harimurti Yodhoyono (AHY), ketiga Prabowo – Airlangga, dan keempat Ganjar – Gibran.

Itu kita berandai-andai, seperti juga kita berandai-andai jika keberanian Cak Imin yang disampaikan oleh Anies membentur tembok, hingga kemungkinannya tidak dapat dicalonkan menjadi wapresnya Anies?

Belum genap sepekan deklarasi penetapan Anies dan Cak Imim berpasangan sebagai Capres dan Cawapres, beredar berita di berbagai media bahwa Cak Imin akan dipanggil KPK.

Terlepas ada hubungan atau tidak pemanggilan itu dengan pernyataan Anies dalam pidatonya saat deklarasi, bahwa Cak Imin orang yang berani. Sehingga banyak spekulasi, apakah yang dimaksud Anies berani tersebut adalah keberaniannya bersikap merdeka dengan risiko terancam ditersangkakan selama proses pencalonan.

Karena sudah telanjur dipahami masyarakat, beberapa ketua partai tampak diperlakukan sebagai sandera dari kehendak tertentu.

Dengan keluar dari pakem ini, menjadi wajar jika Anies menyatakan Muhaimin adalah sosok yang berani.

Pernyataan Anies tentang keberaniannya tersebut akan tampak jelas jika benar Cak Imin dipanggil KPK dan bahkan ditersangkakan.

Terlepas proses di KPK tersebut merupakan efek dari keberanian Cak Imin sehingga dia dikriminalisasi, yang pasti dua cicit Pahlawan Nasional ini, Anies maupun Cak Imin sudah memperhitungkan langkah-langkah yang diambil tersebut. Termasuk risiko terburuknya.

BACA JUGA :  Kesehatan Dunia: Pentingnya Taiwan Dalam Upaya Global Menghadapi Pandemi di Masa Depan

Alternatif Cawapres dari PKB

Jika risiko terburuk terjadi, mungkinkah Cak Imin berwasiat untuk cawapres pengganti dari PKB atau PKB tidak mencalonkan.

Jika diganti siapakah penggantinya? (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.